Ilustrasi @wajibbaca
Ilustrasi @wajibbaca

MALANGTODAY.NET – Gelaran Pemilu 2019 menyisakan banyak cerita. Cerita yang santer diberitakan adalah satu per satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas pengawal Pemilu bertumbangan. Bukan hanya persoalan kelelahan saja, di Sleman Katua KPPS 21 Tridadi meninggal dengan tragis.

Seperti dilansir dari Detiknews, pada Sabtu (20/4/2019) Ketua KPPS 21 di Sleman, Tugiman ditemukan gantung diri di belakang rumahnya. Tugiman ditemukan oleh anaknya sekitar pukul 09.30 WIB, pada Jumat (19/4/2019).

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi membenarkan kabar tersebut. Dia mengaku baru mengetahui kabar tersebut setelah dikonfirmasi oleh Ketua Bawaslu Sleman.

“Kita baru tahu Ketua Bawaslu Sleman mengabari, saya kroscek, kemarin sore langsung melayat. Dimakamkan kemarin,” ucapnya.

Trapsi mengaku belum mengetahui motif korban bunuh diri. Dia hanya menyebut korban sudah selesai menyelesaikan tugasnya sebagai ketua KPPS.

“Ketua KPPS telah menyelesaikan tugas pemungutan suara dan penghitungan suara,” jelasnya lebih lanjut.

Sebelumnya, kabar kematian Tugiman juga dibenarkan oleh Kapolsek Sleman Kompol Sudarno. Korban ditemukan gantung diri di belakan rumah, tepatnya di tiang jemuran.

Berdasarkan penyelidikan polisi, korban tidak memiliki riwayat penyakit ataupun permasalahan dengan anggota keluarga. Sampai berita ini ditulis, belum diketahui motif Tugiman menghabisi nyawanya sendiri.

“Motifnya belum pasti, tapi dugaan awal korban memiliki permasalahan pribadi, orang lain tidak tahu. Dari pemeriksaan medis, diperoleh keterangan korban murni gantung diri,” jelasnya. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.