MALANG KOTA – Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar), berikut enam petugasnya tiba di SDN Bunulrejo 6, tadi siang (8/8). Tapi, kehadiran petugas damkar kali ini bukan untuk memadamkan api.

Sebab, memang tidak ada kebakaran di sekolah tersebut.

Para petugas damkar datang untuk mengevakuasi sarang lebah di pohon beringin tua di SDN Bunulrejo 6. Aksi para petugas mengundang perhatian siswa dan guru.

Posisi sarang lebah berada di ketinggian sekitar enam meter. Petugas pun harus menggunakan tangga untuk menggapai sarang tersebut. Selanjutnya, petugas memotong sarang tersebut, lalu memindahkannya ke tempat lain.

Plt Kepala UPT Damkar Kota Malang Anton Viera mengatakan, mengevakuasi sarang lebah menjadi tugas lain damkar. Disamping memadamkan api. “Kami selalu tanggap kalau ada laporan evakuasi sarang lebah,” ujar Anton.

Dia mengatakan, tugas seperti ni sudah dilakukan sejak 2016 lalu. “Kami sudah membuat tim rescue sejak 2016. Khusus untuk menangani lebah seperti ini,” kata Anton.

Semenara itu, Guru SDN Bunulrejo Marlin Waisa mengatakan bahwa, keberadaan sarang lebah itu memang telah meresahkan. “Anak-anak kalau olahraga kan di halaman sini. Kami takut ketika mereka main bola, kena sarangnya, lalu lebahnya menyerang,” ujar dia.

Sempat ada upaya dari guru untuk mengevakuasi sendiri. “Tapi gagal. Makanya kami hubungi damkar,” pungkas dia.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Redaktur : Indra Mufarendra

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.