Bukan Imam Samudera, Ternyata Ini Sosok Jenazah yang Masih Utuh Itu
Jenazah yang diduga Imam Samudea (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Belakangan ini netizen dibuat heboh dengan beredarnya video jenazah terdakwa mati Bom Bali I, Imam Samudera yang masih terlihat utuh.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang yang membuka kain kafan jenazah dan wajah Imam Samudera pun terlihat. Terdengar suara tangisan ketika kain tersebut dibuka.

Dilansir dari detik.com, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan bahwa video itu adalah hoax. Sosok itu bukanlah Imam Samudera.

Baca Juga: Peringatan Puncak Adhyaksa ke – 58, Ini Harapan Kejari Kota Malang

“Ya hoax itu,” jelasnya.

Karena bukan Imam Samudera, pihak kepolisian pun memberikan klarifikasi mengenai sosok yang ada di dalam video tersebut.

Dilansir dari kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, menyatakan bahwa sosok dalam video tersebut adalah narapidana di Rutan Gunung Sindur, Yaser bin Thamrin yang meninggal di RSUD Tangerang Selatan pada Selasa (17/7).

“Itu video dari Yaser bin Tamrin, napi teroris di Gunung Sindur,” paparnya.

Baca Juga: DPD Partai Demokrat Jatim Nyatakan Dukung Jokowi, Membelot Pak SBY?

Yaser dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (17/7) sore pada pukul 19.45 WIB. Sebelumnya, tahanan tersebut mengeluhkan perutnya panas, muntah dan lemas pada 26 Juni 2018.

Lalu pada 4 Juli 2018, Yaser kembali mengeluhkan kram pada bagian perut dan muntah. Perawat pun kembali memberikan dia obat.

Pada Minggu (15/7) melalui rekaman CCTV, terlihat tidak ada aktivitas dari Yaser bin Thamrin. Sehingga petugas rutan mengecek kondisinya. Ia pun ditemukan dalam kondisi lemas dan segera dipindahkan ke poliklinik.

Baca Juga: Hadapi Revolusi Industri IV, Jokowi Undang Rapat Seluruh Wali Kota di Indonesia

Karena kondisinya semakin parah, ia pun dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter memperbolehkannya pulang ke rutan untuk rawat inap di poliklinik rutan.

Selasa (17/7) sore, Yaser masih dalam keadaan sehat dan mau makan, tetapi sekitar pukul 18.30 WIB kondisinya mulai menurun. Wajahnya pucat, napasnya pendek-pendek dan tidak sadar.

Ia pun kembali dibawa ke RSUD Tangerang Selatan. Pada pukul 19.45 WIB, ia pun dinyatakan meninggal dunia.


Penulis : Annisa Eka Safitri
Editor: Annisa Eka Safitri

Loading...