Tolak Tuduhan Jiplak, BPN Prabowo – Sandi Sebut TKN Jokowi – Ma’ruf ‘Asbun’
Prabowo Subianto (kiri) sata bersama Joko Widodo dalam suatu kesempatan @Namalo News

MALANGTODAY.NET – Perubahan visi dan misi yang dilakukan oleh pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno cukup mengejutkan publik. Perubahan yang dilakukan pada detik-detik akhir jelang debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 disorot oleh kubu Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebagai wujud dari perilaku labil dan penjiplakan oleh paslon dari kubu oposisi ini.

“Apakah baru sadar sekarang ya? Mengubah visi-misi merupakan salah satu wujud inkonsistensi paslonnya. Baik itu inkonsistensi kebijakan, inkonsistensi program, dan inkonsistensi perspektif terkait Indonesia,” kata Johnny, dikutip dari Detik.com, Jumat (11/1/2019).

Penilaian dari Johnny itu ditanggapi dingin oleh kubu Prabowo – Sandi. Menurut juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Andre Rosiade, menyebut kubu petahana sebagai pihak yang asal berbunyi alias asbun.

“Menang’ dan ‘maju’ kan beda, ya. Kita tetap ada adil dan makmurnya. Jiplaknya di mana ya dengan ‘Indonesia Menang’? Kadang memang TKN Jokowi – Ma’ruf ini asbun, ya,” kata Andre.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, tujuan Prabowo – Sandi mengganti visi dan misi untuk menciptakan keberimbangan antara konten dan estetika. Sebelumnya, berkas yang diajukan oleh paslon yang diusung Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat ini terdiri dari 14 halaman. Kini, berkas tersebut menjadi setebal 45 halaman.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, menyebut bahwa perubahan ini juga didasarkan pada sambutan masyarakat dan hasul survei yang telah dilakukan oleh BPN. “Maka tagline diubah,” tandasnya.


Penulis: Radea Hafidh
Editor: Radea Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.