Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Bambang Wiyono membantah kabar beredarnya Surat Keputusan tentang pembentukan tim dari BIN sebagai tim pemenangan Ahok. Surat tersebut disebar oleh media Indonesia Policy.

“Itu informasi tidak benar, tidak ada seperti itu. BIN bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk salah satu pasangan calon di Pilkada, Posisi BIN netral dalam Pilkada. Kami tidak berpolitik praktis,” sebut Deputi VI BIN Bambang Wiyono, Selasa (11/10).

Dilansir dari okezone, Deputi Bambang Wiyono menilai  bahwa media yang menyebarkan informasi tersebut salah mengartikan. “Indonesiapolicy.com sudah jelas salah menterjemahkan Surat Keputusan yang bahkan tidak tertulis atau ada relevansinya sama sekali dengan Calon Gubernur Ahok,” ujarnya.

Surat Keputusan tersebut tentang Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK). Adapun DISK merupakan lembaga adhoc yang dibentuk sejak era Hendropiyono untuk memberikan masukan-masukan kepada Kepala BIN mengenai isu-isu strategis nasional dan internasional. Setiap pergantian pimpinan BIN biasanya memang dikeluarkan SK baru untuk anggota DISK.  Namun, surat keputusan tim itu untuk pememangan AHok tentu menyalahi aturan yang ada. (okz/ind)

Berikan tanggapan Anda