Medali emas. Inilah salah satu yang melatarbelakangi lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) ini untuk mengikuti program kreativitas mahasiswa (PKM) tahun ini.

Karena pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) tahun lalu, mereka masih mampu meraih medali perunggu.

Sehingga, tahun ini mereka berharap bisa lolos Pimnas dan meraih medali emas. Lima mahasiswa itu adalah Sunsya Putri Cahyaning Gusti, Lhulu An Nisa, Uswatun Hasanah, Luqyana Dhiya, dan Nanda Devi Aprilianto.

”Tahun lalu masih bisa dapat perunggu, mudah-mudahan tahun ini bisa (dapat) emas,” kata Ketua Tim Sunsya Putri Cahyaning Gusti saat dikonfirmasi, kemarin.

Timnya sudah berusaha menjalankan kegiatan PKM tahun ini secara maksimal. Yaitu PKM bidang pengabdian pada masyarakat.

Di mana timnya mengangkat judul E-BOUT (Education Biomedic for Autism): Edukasi Penerapan Terapi Gluten Free dan Casein Free.

Inti dari karya tulis ini adalah membuat terapi melalui makanan dengan formula khusus bagi anak autis dengan sasaran orang tua dan guru siswa berkebutuhan khusus.

Di mana mereka dilatih oleh ahli gizi, ahli boga, psikolog anak, untuk membuat makanan dengan formula khusus tersebut. ”Mereka juga kami kasih buku panduan khusus,” ungkap mahasiswi jurusan tata boga ini.

Timnya menjalankan program tersebut selama 4 bulan. Sedangkan, tempat kegiatan ini dilakukan di Laboratorium SLB Autis UM. ”Kami kerja sama dengan Lab SLB UM,” terang mahasiswi semester VI ini.

Pewarta : *
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Imam Nasrodin

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.