MALANG KOTA – Tersangka pencurian motor, Sahri, 45, warga Gedangan, Kabupaten Malang, ini seperti tak pernah punya rasa puas. Setelah beraksi di Dinoyo dan menggondol motor Beat AG2377UJ, dia masih mau mencuri lagi.

Nah, kali ini dia apes. Saat akan mencuri motor Vixion EB3512IA milik Muklis, dosen Universitas Brawijaya (UB), warga Jalan Ir Rais, Rabu dini hari (10/7), dia ditangkap warga. Akibatnya dia jadi bulan-bulanan warga.

Ihwal penangkapan terhadap Sahri dan rekannya (masih buron) itu saat keduanya mengintai Vixion. Gerak-gerik keduanya ternyata terendus warga.

Hadi, salah satu warga setempat, merekam gerak-gerik mencurigakan kedua orang tersebut. ”Dua orang itu di atas motor, dekat rumah Mukhlis (warga, Red). Saya amati, lha kok benar mereka mengambil motor Vixion milik Pak Dosen,” kata Hadi.

Karena sudah yakin keduanya mencuri, dia langsung berteriak. Warga langsung berdatangan. Sahri yang tidak bisa kabur berhasil dibekuk warga.

Sayangnya, satu rekan Sahri kabur. ”Massa langsung berkumpul, ada yang usul itu pencurinya dibakar,” ujarnya.

Beruntung, petugas Polsek Sukun datang dan mengamankan tersangka. Hadi menyatakan, aksi tersebut kemudian ramai di Facebook.

Bahkan ada yang menyatakan jika motor Beat yang ditunggangi pelaku, milik Restu, 23, mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) asal Nganjuk. ”Saya cek di polsek ya ternyata cocok,” imbuhnya.

Saat ini Polsek Sukun masih melakukan penyelidikan. Karena rekan Sahri belum tertangkap.

Sementara Sahri sudah mendekam di Polsek Sukun. ”Besok (hari ini, Red) kami rilis,” terang Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta.

Pewarta : Fajrus Shidiq
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.