MALANG – Seorang wanita asal Texas mengklaim salon kuku lokal ditempatnya menolak memberikan pelayanan manicure-pedicure karena dia dianggap ukuran tubuhnya dapat merusak salah satu kursi di salon tersebut, dilansir melalui DailyMail.co.uk (10/9).

“Apa kamu serius? Aku terlalu besar untuk duduk di kursi itu?” ujar Tina Lewis, yang pergi ke Salon Rose’s Nails di Greens Road untuk melakukan pedicure pada hari Kamis.

Lewis, yang pergi ke salon bersama ibunya, terlihat di kamera pengintai sedang memasuki salon dan berbicara dengan pegawai salon tersebut, menurut laporan KTRK.

Marie Bui, si pegawai salon, mengaku kepada KTRK bahwa dia adalah pegawai yang telah menolak memberikan pelayanan kepada Lewis.

“Aku mengatakan, “kursi spa-ku berukuran kecil,” Marie Bui mengingat perkataannya kepada Lewis, keukeuh mengklaim ia tidak bermaksud untuk memperlakukannya dengan kasar, apalagi mengejek tubuh besar Lewis. Bui mengaku ia harus melakukannya setelah pelanggan sebelumnya perna merusak kursi salonnya.

Lewis memprotes Bui dan sebelumnya ia melihat seorang pelanggan dengan tubuh besar lain dilayani di salon tersebut seminggu yang lalu, dan mengatakan penolakan Bui terhadapnya bersifat pribadi.

“Ini sangat tidak sopan, tidak menghargai pelanggan,” imbuh Lewis. “Aku pikir ini adalah perlakuan diskriminasi.”

Seorang wanita menjawab telepon di salon, menolak jika itu tempat salon yang sama, ketika DailyMail.com mencoba menjangkaunya.

Salon tersebut berlokasi di tengah bangunan PJ’s Fish and Chicken dan Greens Tobacco Shop, di dalam sebuah mall. Sayangnya, secara legal, jalur hukum yang ditempuh oleh Lewis saat mengajukan tuntutan, berpihak terhadap salon tempat Marie Bui bekerja.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.