MALANG KOTA – Gegara truk pengangkut sampah makin sering ngadat, Disperindag Kota Malang membeli armada baru tahun ini. Untuk pembelian tiga truk, disiapkan anggaran Rp 1,3 miliar yang bersumber dari APBD 2019.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto menyatakan, dari 11 truk sampah yang ada, 4 di antaranya sering ngadat. ”Armada ini untuk mengangkut sampah di pasar-pasar. Nah, yang empat sering bermasalah,” ujarnya kepada koran ini.

Anggaran Rp 1,3 miliar tersebut untuk pengadaan 2 unit dump truck sampah dan 1 unit truk pengangkut pasukan wastib. Menurut Wahyu, pihaknya sudah tidak pernah membeli armada truk sejak tahun 2005 lalu.

”Itu (yang ngadat, Red) pengadaan tahun 2005 kalau tidak salah, kan setiap hari harus kerja,” kata mantan kepala Dinas Pasar Kota Malang itu.

Karena seringnya mogok, biaya servis pun membengkak. Apalagi servisnya dilakukan berkali-kali secara bergantian, tergantung stok dana. ”Makanya kami siasati, ada yang servis, ada yang jalan, gantian dulu. Sehingga saat ini memang sudah perlu pengadaan lagi,” kata Wahyu.

Tidak hanya truk sampah, pihaknya juga akan membeli truk pegangkut pasukan pengawasan dan penertiban (wastib). Karena selama ini, Wahyu menyatakan, pasukan wastib dalam setiap inspeksi selalu mengandalkan tumpangan truk-truk sampah.

Bukan masalah bau dan kotor, alasan utama, dia menyatakan, karena truk sampah beroperasi waktu pagi, siang, sore, dan malam. ”Jadi kalau pas bersamaan, kami kesulitan. Makanya perlu juga pengadaan untuk wastib,” imbuhnya.

Satu truk, dia menyatakan, harganya sekitar Rp 400 jutaan. Saat ini lelang sudah dilakukan. Dimungkinkan, barang sudah datang dan siap operasi bulan September ini.

”Sampah yang paling banyak ya di Pasar Besar, Pasar Blimbing, Pasar Kebalen. Kadang-kadang juga sedikit, kurang dari satu truk,” pungkasnya.

Pewarta : Fajrus Shidiq
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Ahmad Yani

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.