Akun Medsos Akan Diblokir Jika TerIndikasi Kejahatan Predator Anak
Ilustrasi @MalangTODAY/ Istimewa

MALANGTODAY.NET – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Polri telah bekerja sama dalam upaya pengungkapan dugaan beberapa grup di medsos yang terlibat dalam kasus predator anak.

Kepada Antara, Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, mengatakan bahwa kerja sama tersebut berkaitan dengan tindakan pemblokiran jika ditemukan indikasi adanya kejahatan predator anak di bawah usia atau pedofil.

“Kerja sama dengan Kemkominfo. Kalau ada yang terindikasi kejahatan pedofil, langsung blokir,” katanya.

Pihak Polri pun mengimbau agar para netizen juga aktif melapor apabila mengetahui adanya aktivitas menyimpang dan tidak wajar di media sosial.

“Bagi masyarakat yang menemukan, segera sampaikan kasus kejahatan pedofil ke polisi untuk diselidiki di dunia siber,” tuturnya.

Pihak Polda Metro Jaya telah mengungkap praktik prostitusi khusus anak di bawah usia atau pedofilia yang dilakukan melalui jejaring sosial facebook “Official Loly Candy’s Group 18+” beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan pengungkapan tersebut. diketemukan jumlah anggota grup yang mencapai 7.497 pengguna yang menampilkan foto tidak senonoh anak di bawah umur.

Pihak kepolisian pun menangkap empat pelaku yakni, MBU alias Wawan alias Snorlax (25), DS alias Illu Inaya alias Alicexandria (27), SHDW alias Siha Dwiti (16) dan DF alias T-Day (17).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here