Menko Plhukam Wiranto @muslimobsession
Menko Plhukam Wiranto @muslimobsession

MALANGTODAY.NET – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto resmi membentuk Tim Asistensi Hukum (TIA). TIA ini bertugas membantu memberi masukan/kajian dalam penanganan kasus-kasus pelanggaran hukum.

Anggota TIA, Prof. Romli Atmasasmita mengatakan ada 13 aktivitas tokoh yang sedang dikaji oleh para pakar di tim tersebut. Dia menyebut beberapa nama, di antaranya Kivlan Zen, Eggi Sudjana, hingga Amien Rais.

“banyak, ada 13 kalau nggak salah dipaparkan fakta-faktanya. Rapat terakhir ya, 13. Aktivitas itu antara lain yang saya ingat itu mengenai Bachtiar Nasir; kedua, Kivlan Zen kalau nggak salah; ketiga, Eggi SUdjana, antara lain ya, yang saya ingat; dan juga Amien Rais, dan juga habib siapa itu saya nggak ingat namanya,” ujarnya seperti dilansir dari Detiknews, pada Sabtu (11/5/2019).

Menurut Romli, para pakai ini akan memberikan masukan terhadap langkah hukum yang sedang ditempuh Polisi. Namun, dia memastikan pemerintah, dalam hal ini Kemenko Polhukam, tak akan mencampuri urusan penegakan hukum yang dilakukan polisi atau aparat penegak hukum lainnya.

“Kita-kita ini nantinya kalau itu jadi satu perkara di pengadilan, tentu sejak proses penyelidikan kita sudah dimintai sebagai ahli. Maksudnya, Pak Wiranto itu bukan ingin mencampuri, di koordinasi, antara pakar, akademisi, dengan praktisi, selebihnya kementerian nggak ikut campur, mau diapain itu kasus, atau bagaimana dia nggak boleh ikut campur,” lanjutnya.

Untuk diketahui, ada 24 pakar yang tergabung dalam TIA. Mereka adalah pakar-pakar hukum, akademisi, dan aparat pemerintah hingga Polri. Selain bertugas memberi masukan atas kasus-kasus pelanggaran hukum, tim ini juga akan menilai ucapan-ucapan di publik yang dianggap meresahkan usai Pemilu 2019.

“Kami tidak surut lagi, kami sudah buktikan siapapun yang nyata-nyata melanggar hukum kami akan tindak tegas,” tutur Wiranto seperti dilansir dari Jawapos.com.

Wiranto juga mengatakan timnya sudah mulai bekerja dan melakukan rapat perdana. Timnya sudah mulai membahas aktivitas yang diduga melanggar hukum. Hasilnya, akan diteruskan ke penegak hukum. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.