Presiden Jokowi dan Ahok @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tidak menonaktifkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Padahal gubernur yang akrap disapa Ahok itu telah mengakhiri masa cuti kampanyenya sebagai Calon Gubernur Petahana bersama pasanganya, Djarot Syaeful Hidayat.

Tindakan Mendagri ini pun diapresiasi Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI). Namun ada juga pihak yang tidak setuju dengan keputusan tersebut. Salah satunya Aktivis Lintas Generasi Pro Demokrasi.

Mereka mengancam akan turun ke jalanan jika Presiden Joko Widodo tak kunjung menonaftifkan Ahok. Dikutip dari jpnn, menurut Jansen Sitindaon, aksi ini menjadi satu-satunya pilihan jika Jokowi masih mempertahankan mantan Bupati Belitung Timur itu kembali menjadi pemimpin DKI.

Seperti diketahui, Ahok saat ini tersandung kasus dugaan penodaan agama. Ia pun menyandang status sebagai terdakwa. Jika berdasarkan Pasal 83 ayat (1) Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah,  Ahok seharusnya diberhentikan sementara atau dinonaktifkan.

Juru Bicara Aktivis Lintas Generasi Pro Demokrasi itu mengatakan jika suasana kontestasi politik dalam pilkada DKI sudah cukup panas. Maka dari itu, Ia memimta agar pemerintah tidak semakin menambah keruh suasana.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here