Kesenjangan di Indonesia Bikin Prihatin, Ini Kata Adik Prabowo Subianto
Hashim Djojohadikusumo (Rosita)

MALANGTODAY.NET Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo angkat bicara terkait ucapan Presiden Joko Widodo atas pencapaiannya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang tidak keluarkan dana. Pasalnya, dana kampanye Jokowi saat itu bersumber dari Hashim.

“Pak Jokowi tidak keluarkan uang karena uangnya dari saya, uangnya dari saya, itu kenyataan. Saya kira ya, maaf ya tidak benar itu,” kata Hashim, Senin (21/1/2019) dilansir laman Suara.

Baca Juga  Jokowi Rampungkan Kunjungan Kerja di Empat Provinsi

“Besar (dananya) tapi ratusan miliar nggak benar. Dana yang saya bantu besar sekali,” sambungnya.

Seperti diketahui, pada Pilgub DKI lalu Jokowi diusung oleh Prabowo. Sejak saat itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut mengatakan bahwa Jokowi beberapa kali meminta bantuan kepada dirinya.

“Beberapa kali Pak Jokowi datang ke kantor saya cukup sering dan minta bantuan waktu itu yah karena Pak Prabowo yang usung Jokowi juga Ahok kan dari kami walau pun Pak Jokowi dari PDIP tapi Pak Prabowo yang usulkan Jokowi ke Mega. Pada awalnya Bu Mega nggak mau ke Jokowi tapi Prabowo desak dan akhirnya Bu Mega setuju,” ujarnya.

Sikap Jokowi dinilai Hashim seolah-olah tidak ada tanda terima kasih. Apalagi Hashim tidak pernah meminta proyek apapun kepada Jokowi saat berhasil menjabat sebagai Gubernur DKI.

Baca Juga  Soal Isu Keturunan Cina, Jokowi: Orang Tua Saya Asli Boyolali

Menjadi pengawas Taman Margasatwa Ragunan merupakan satu-satunya permintaan Hashim. permintaaan itu lantaran kecintaannya kepada hewan.

“Tapi kalau bisnis dan proyek saya nggak pernah minta dan beliau tidak pernah janji,” ujarnya.

“Sangat menyesal. Ya bagaimana, saya orang biasa kan. Orang datang ke saya minta bantuan minta dukungan, saya tanpa pamrih saya dukung beliau, dengan harapan beliau bisa beretika lah,” tukasnya. (HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.