ZETIZENID – Siapa saja bisa jadi korban kekerasan dalam hubungan atau abusive relationship. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Dijelaskan oleh Michael J. Formica dalam Psychology Today, abusive relationship merupakan hubungan yang berjalan dalam kondisi tidak aman dan menakutkan.

Entah merasa terlalu sayang, takut ditinggal, atau berbagai alasan lain, korban abusive relationship umumnya merasa tidak sadar dan mengelak jika sedang berada dalam hubungan yang berbahaya. Padahal, resiko mengalami luka fisik maupun trauma emosional jelas menanti di depan.

Sebelum terlambat, ada baiknya cek tanda-tanda abusive relationship berikut ini :

1. Mendapat Kekerasan Fisik
Ketika pasangan sering meluapkan emosi dengan melibatkan kekerasan fisik seperti menampar, memukul, hingga menendang

2. Dicemburui Berlebihan
Sering marah gak jelas hingga dengan mudah menuduh selingkuh saat berkomunikasi dengan lawan jenis

3. Dikekang
Berusaha menjauhkan dari teman hingga keluarga dengan memaksa untuk menghabiskan waktu berdua terus menerus

4. Direndahkan
Melakukan verbal bullying seperti menyebut bodoh, jelek, dan tidak berguna hingga berkomentar pedas tentang ide atau hal-hal yang ingin dicapai

5. Diatur dan Dikontrol
Model baju seperti apa yang boleh dipakai, siapa saja teman yang biasa diajak hangout, atau kegiatan yang akan dilakukan harus dengan persetujuan pasangan

6. Dimarahi dan Disalahkan
Sering menanggapi masalah dengan amarah, tidak mau instrospeksi, dan selalu menyalahkan sebagai penyebab terjadinya masalah

Merasa familiar dengan tanda-tanda abusive relationship diatas? Jika iya, bisa mencoba evaluasi hubungan terlebih dahulu atau segera tinggalkan pasangan apabila sikapnya tidak berubah. Jangan sampai jadi korban!

Pewarta : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Istimewa

Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.