JawaPos.com – Tidak keliru meme di media sosial tentang tim nasional sepak bola di Indonesia. Saat masih U-16 jago, U-19 masih jago, U-23 lumayan jago, kemudian yang senior jago bikin malu pendukungnya. Bukti teranyar datang dari timnas Indonesia U-19 saat mengalahkan Tiongkok U-19 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (17/10).

Memang, bukan pertandingan resmi atau memperebutkan gelar. Hanya ajang uji tanding. Namun, Tiongkok merupakan tim yang levelnya jauh di atas Indonesia, apabila level senior. Setidaknya, kemenangan itu bisa menjadi pelipur lara kehancuran timnas senior di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan empat kekalahan beruntun.

Menghadapi Tiongkok, timnas U-19 lebih sudah unggul pada menit ke-14 melalui Bagus Kahfi. Lalu, ditambah dengan dua gol M. Fajar Fathur Rahman (26’) dan Alfreandra Dewangga (36’). Pada babak kedua, Tiongkok yang babak belur pada babak pertama bisa mencetak satu gol melalui titik penalti yang dieksekusi Qianglong Tao (64’).

Kemenangan yang membuat pelatih timnas U-19 Fakhri Husaini bangga. Sebab, itu bisa menjadi acuan untuk persiapan menuju kualifikasi AFC Cup U-19. Tapi, ada beberapa catatan menurut dia, serangan timnas U-19 masih belum efektif. Setidaknya ada tiga peluang gol yang terbuang percuma.

Saat ini, Fakhri mulai punya gambaran kerangka tim untuk kualifikasi AFC Cup U-19. ’’Kami akan benar-benar memanfaatkan sisa waktu untuk menemukan pemain yang kami butuhkan di tiap-tiap posisi,’’ kata Fakhri.

Di sisi lain, pelatih Tiongkok Yaodong Cheng mengakui keunggulan tuan rumah. Namun, mereka pun sudah menyiapkan amunisi untuk kembali menantang timnas U-19 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (20/10). ’’Persiapan kami memang minim. Dan semua pemain Indonesia, termasuk cadangan, punya skill bagus dan cepat. Saya rasa tim Indonesia U-19 tahun ini lebih baik daripada tim sebelumnya,’’ tutur Cheng.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.