KEPANJEN – Potensi kekeringan masih menghantui Kabupaten Malang. Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat ada 9 kecamatan yang paling rawan mengalami kekeringan.

Di antaranya yakni Kecamatan Bantur, Sumberpucung, Sumbermanjing Wetan, Jabung, dan Lawang. Selain itu, kekeringan juga berpotensi terjadi di Kecamatan Donomulyo, Pagak, Kalipare, dan Singosari.

”Total ada 19 desa yang tersebar di 9 kecamatan tersebut kami masukkan dalam kategori rawan kekeringan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan.

Guna mengantisipasi hal tersebut, dia menuturkan bila pihaknya telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun jajaran samping yang bisa mengambil peran guna menangani problem kekeringan tersebut.

”Yang paling utama harus berangkat dari masyarakatnya sendiri, kami imbau untuk daerah-daerah yang rawan kekeringan supaya mulai menghemat pemakaian air dari sekarang,” kata Bambang.

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Malang itu juga menyarankan agar warga berinisiatif untuk menampung air sebagai persediaan sepanjang musim kemarau.

Selain itu, BPBD bersama jajaran stakeholder terkait juga menyiapkan 10 unit kendaraan tangki yang stand by. Sewaktu-waktu siap diberangkatkan jika dibutuhkan.

Selain milik BPBD, kendaraan tersebut antara lain juga dikerahkan oleh dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya (DPKPCK), PMI, dan Perumda Tirta Kanjuruhan. Di sisi lain, puncak musim kemarau sendiri diperkirakan BPBD akan berlangsung mulai bulan Juli sampai akhir Oktober 2019.

Selain kekeringan, kebakaran hutan juga turut menjadi ancaman bagi Kabupaten Malang. ”Ya perlu diantisipasi juga untuk titik rawan kebakaran, terutama di Malang Selatan, kami juga berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup (DLH) di bagian kebakaran hutan dan lingkungan (karhutla) untuk berjaga-jaga,” tutup Bambang.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Muly

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.