MALANG KOTA – Sebanyak 106 sekolah menengah pertama (SMP) se-Kota Malang bakal adu skill dalam penguatan pendidikan karakter (PPK). Hal ini dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang untuk mengetahui sejauh mana penerapan lima nilai dalam PPK tersebut diterapkan di sekolah.

Kadisdik Kota Malang Zubaidah menyampaikan, gelar lomba PPK dibuat untuk mengevaluasi sekolah dalam menerapkan nilai-nilai PPK. Sehingga, disdik bakal mengetahui hasil dari program yang sudah dijalankan sejak tahun 2017 lalu ini.

Perlu diketahui, jumlah SMPN di Kota Malang ada 27 lembaga dan yang swasta ada 79 lembaga. Sehingga, totalnya ada 106 lembaga. ”Semuanya harus ikut. SMP negeri maupun swasta. Kami ingin lihat, sejauh mana sekolah menjalankan program PPK,” kata mantan sekretaris Disdik Kota Malang, kemarin.

Menurut dia, lomba dinilai lebih efektif dalam melakukan evaluasi program. Karena sekolah akan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. ”Dengan lomba, kan mereka (pengelola SMP se-Kota Malang, Red) akan berbuat maksimal untuk penerapan PPK di sekolah,” terangnya.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga sudah menyiapkan hadiah khusus bagi sekolah yang menjadi juara dalam lomba PPK tersebut. Sehingga, sekolah diimbau agar maksimal dalam mengikuti lomba tersebut. ”Kami siapkan hadiah. Tapi yang penting adalah nilai-nilai pada PPK diterapkan di sekolah,” imbuh mantan Kadinsos Kota Malang ini.

Lebih lanjut, disdik juga bakal memantau dan membina lagi sekolah yang nilai PPK-nya rendah. Bahkan, pada pertengahan Agustus lalu, pihaknya juga sudah melakukan workshop khusus program PPK. ”Pertengahan Agustus kemarin, sekolah juga sudah kami kasih workshop selama dua hari,” ungkapnya.

Dalam workshop ini, masih kata dia, pihaknya juga melibatkan tenaga ahli di bidang tersebut. Bahkan, tenaga ahli ini juga pernah menempuh studi di negara yang sudah menerapkan nilai-nilai PPK tersebut.

Yaitu dosen Universitas Brawijaya (UB) Malang Eka Maulana. Dosen Fakultas Teknik UB ini pernah menempuh pendidikan di Jepang. ”Kami juga datangkan ahli yang pernah belajar di Jepang,” ujar mantan kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang ini.

Sedangkan lima nilai dalam PPK tersebut, masih kata dia, merupakan nilai-nilai penting dalam kehidupan. Yaitu nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas. ”Ini penting untuk ditanamkan di lingkungan sekolah,” tandas mantan kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang ini.

Perempuan yang biasa disapa Ida ini menambahkan, hari ini adalah terakhir pengumpulan berkas portofolio sekolah untuk lomba tersebut. Sementara, tiga pemenang bakal diumumkan pada 3–4 November mendatang. ”Tim kami juga ada visitasi ke sekolah. Untuk kroscek portofolio dan data lapangan,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Malang Burhanuddin menyambut baik gagasan disdik tersebut. Karena kegiatan ini bisa memotivasi sekolah dalam menerapkan nilai-nilai dalam PPK tersebut. ”Bagus, ini bisa memotivasi sekolah dalam melaksanakan program PPK,” terang mantan kepala SMPN 3 Malang ini.

Pewarta : Sandra Desi
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Imam Nasrodin

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.