KOTA BATU – Hingga Kamis lalu (8/8), jumlah peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 terus bertambah. Dari data di Bagian Pemerintahan Kota Batu, tercatat sudah ada 35 orang yang mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa (cakades).

Dari total itu, diketahui ada 10 calon incumbent yang dipastikan turut ambil bagian. Contohnya dari Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, ada nama Riyanto yang dipastikan turut ikut serta.

Contoh lain dari Desa Oro-Oro Ombo, di sana ada nama Wiweko yang bakal maju dengan status incumbent. Berdasarkan rekap Pemkot Batu, diketahui bila dari 11 desa peserta Pilkades 2019 ini, hanya Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, saja yang baru mengakomodasi satu peserta. Sesuai ketentuan, bila jumlah peserta kurang dari dua, maka pendaftaran tahap kedua bakal dibuka pemkot.

Jadwalnya bakal digeber mulai 9 hingga 28 Agustus mendatang. Ketentuan itu mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Batu Nomor 1 Tahun 2015 tentang Desa dan diubah ke dalam Perda Nomor 5 Tahun 2018.

Dasar lain juga tersaji dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Batu Nomor 32 Tahun 2016 yang diubah ke dalam Perwali Nomor 76 Tahun 2017. ”Dari Desa Gunungsari baru ada nama Andi Susilo yang mendaftarkan diri. Beliau maju sebagai calon incumbent,” terang Kasubbag Pemerintahan Kota Batu Abdul Salam.

Jika tahap kedua pendaftaran belum juga ada pendaftar lain, maka Desa Gunungsari berpotensi dipimpin oleh penanggung jawab (PJ) kepala desa.

”Sebelum itu, kami menunggu sampai tahap dua pendaftaran selesai,” tambahnya. Selain sibuk mempersiapkan syarat-syarat administrasi Pilkades 2019, pihaknya kini juga mulai melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Salah satunya yakni antisipasi munculnya botoh (penjudi) dalam Pilkades 2019. ”Untuk kemungkinan munculnya botoh, saya rasa masyarakat sudah paham cara mengantisipasinya,” harap Salam.

Terpisah, salah satu calon incumbent dari Desa Oro-Oro Ombo, Wiweko, mengaku punya motivasi khusus terhadap pencalonannya. ”Motivasi saya untuk terus menjalankan program yang sudah berjalan. Misalnya pembangunan rest area Oro-Oro Ombo di Jalibar,” kata dia.

Hal senada juga disampaikan calon incumbent dari Desa Junrejo, Andi Faisal Hasan. Dia mengaku termotivasi untuk terus membangun dan menggali potensi di desanya. Mulai dari potensi sektor UMKM dan desa wisata.

”Beberapa sektor itulah yang memotivasi saya untuk maju kembali. Apalagi kemarin kami sudah bekerja sama dengan Perumdam Among Tirto (PDAM) untuk membangun wisata edukasi air baru. Nantinya di sana akan dikelola oleh masyarakat sekitar,” kata dia. 

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.