Ilustrasi @beritagar

MALANGTODAY.NET – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kalinya meluncurkan vaksin malaria di tiga negara. Tiga negara tersebut adalah Malawi, Ghana, dan Kenya. Negara-negara ini disebut sebagai penyumbang kasus malaria terbesar, hampir 90 persen kasus terjadi di sana.

Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti mengatakan peluncuran ini menjadi hal yang patut dirayakan. “Ini adalah hari yang pantas dirayakan karena kita mulai memahami apa saja yang bisa dilakukan dalam upaya mengubah malaria sepanjang masa anak-anak lewat vaksinisasi,” ucapnya seperti dilansir dari Detikhealth, pada Rabu (24/4/2019).

Dalam catatannya, WHO memperkirakan setiap tahun bisa ada ratusan juta orang yang terjangkit oleh malaria, dan ratusan ribu di antaranya meninggal dunia. Kasus malaria terbesar terjadi di negara-negara Afrika. Angka kematian global mencapai 92 persen terjadi di negara tersebut.

Pada tahun 2015, WHO juga memperkirakan ada 212 juta kasus malaria di dunia. 429 ribu di antaranya meninggal dunia.

Untuk menghadapi itu, peneliti telah bekerja selama 30 tahun mengembangkan vaksinnya.

Nyamuk Anopheles sebagai pembawa parasit Plasmodium @akurat.co
Nyamuk Anopheles sebagai pembawa parasit Plasmodium @akurat.co

Vaksin tersebut diberi nama RTS,S. Nantinya, akan diberikan pada anak usia di bawah usia dua tahun.

RTS,S menjadi satu-satunya vaksin malaria yang telah melalui uji klinis. Dalam demonstarsi, vaksin bisa mencegah sekitar 4 dari 10 kasus.

Direktur Umum WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pihaknya butuh solusi baru untuk melerai wabah malaria. Meskipun, dalam 15 tahun terakhir, wabah ini mengalami penurunan dengan adanya kelambu dan pengendalian malaria.

“Kami melihat perbaikan situasi berkat kelambu dan cara pengendalian malaria lainnya dalam 15 tahun terakhir, tapi progres terhambat, bahkan mundur di beberapa tempat. Kita butuh solusi baru untuk merespons malaria dan vaksin ini menjadi alat yang menjanjikan. Semoga vaksin ini bisa menyelamatkan puluhan hingga ratusan ribu nyawa anak-anak,” ucapnya.

Tentang Malaria

Untuk diketahui, seperti dilansir dari hellosehat.com, malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan disebarkan nyamuk Anopheles. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, maka parasit ditularkan dan masuk ke dalam aliran darah, hingga akhirnya berkembang biak.

Setelah terinfeksi gigitan nyamuk, maka gejala akan muncul (masa inkubasi) sekitar 7 sampai 30 hari. Gejala utama penyakit ini adalah demam tinggi hingga menyebabkan menggigil, hingga gejala mirip dengan sakit flu. Jika mengalami gejala demikian, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.