Setelah meluluhlantakan wilayah selatan Korea Selatan (Korsel) dengan angin kencang dan hujan deras, Topan Chaba kini sedang bergerak menuju wilayah Jepang.

Peringatan akan hadirnya badai dan hujan lebat itu telah disampaikan. Badai tersebut bergerak ke utara-timur laut Pulau Tsushima dekat Kyushu selatan, Jepang.

Badan cuaca Jepang mengatakan, Chaba membawa hujan deras disertai angin dengan kecepatan mencapai 180 kilometer per jam. Dilansir viva, badai diperkirakan mencapai pulau utama Honshu pada Rabu malam sebelum bergerak ke Pasifik pada Kamis besok.

Sebelumnya,  Topan Chaba menghantam wilayah selatan Korea Selatan dengan angin kencang dan hujan deras. Tiga orang dikabarkan tewas. Selain itu, pelabuhan utama serta kawasan industri terendam banjir sehingga mengganggu proses produksi di beberapa pabrik.

Selain itu, seluruh maskapai penerbangan serentak membatalkan lebih dari 140 penerbangan. Maskapai Jepang, All Nippon Airways, telah membatalkan 73 penerbangan dan Japan Airlines 33, yang mempengaruhi sekitar 8.100 penumpang total.

Puluhan penerbangan dari dan menuju Jeju juga dibatalkan lantaran hembusan angin Chaba mencapai 200 kilometer per jam. Lebih dari 25 ribu bangunan, termasuk 900 sekolah, ditutup. Sementara itu, aliran listrik terpaksa dimatikan. (viv/ind)

Berikan tanggapan Anda