Wartawan Arab Saudi Hilang di Turki, Negara Rival Pilih Santai
Demonstrasi terkait kasus hilangnya Jamal Khashoggi @MintPress News

MALANGTODAY.NET – Pencarian terhadap jenazah jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi telah dihentikan. Kepolisian Turki secara resmi telah memutuskan untuk menghentikan pencarian tersebut.

Dilansir dari Kompas.com yang mengutip Al Jazeera pada Minggu (11/11/2018), keputusan ini diambil karena salah seorang sumber menyatakan, ditemukannya cairan asam dan bahan kimia di gadung Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Hal ini memperkuat dugaan pihak Arab Saudi teolah melarutkan tubuh Khashoggi menggunakan cairan asal dan larutan kimia tersebut dan membuangnya di saluran pembuangan air.

Baca Juga: Kota Malang Pelopori Deklarasi TKD Jokowi-Amin di Jatim

Meski kepolisian telah menghentikan proses pencarian, penyelidikan kriminal akan terus dilakukan. Turki akan terus mebgusut siapa yang menjadi otak dari hilangnya jurnalis Arab Saudi yang biasa mengkritik pemerintah ini.

“Meski begitu, penyelidikan kriminal terkait pembunuhan tersebut bakal terus berjalan,” ujar sumber tersebut.

Sebelumnya jejak larutan asal tersebut juga ditemukan di sumur kediaman Konsul Jenderal Muhammed al-Otaibi di Istanbul Turki. Jejak asam larutan asam tersebut ditemukan dari sampel yang diambil di sumur tersebut.

Baca Juga: Ketimbang The Revenant, Akting Leonardo DiCaprio di 5 Film Ini Lebih Layak Dapat Oscar

“Sampel-sampel itu telah diproses dan mereka termasuk bukti bahwa ada fluorida dan bahan kimia lainnya,” ucap Andrew Simmons dikutip dari Al Jazeera yang dilansir Detik.com pada Jumat (9/11/2018) lalu.

Menurut Penasihat Presiden Turki, Yasin Aktay, mayat Jamal Khashoggi kemungkinan dimutilasi dan dipisah ke dalam lima koper. Dalam laporan Sabah yang dikutip Detik.com menyebutkan, lima koper tersebut kemudian dibawa Konsulat Saudi ke kediaman resmi Konsul Jenderal Saudi yang berjarak 200 meter. Di tempat tersebutlah jasad Khashoggi diduga dimusnahkan dengan larutan asam.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Loading...