Sebelum Serang Masjid, Teroris Selandia Baru Kirim Email ke PM Selandia Baru!
PM Selandia Baru @Sky News

MALANGTODAY.NET – Kejadian penembakan brutal yang terjadi di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019) masih menjadi buah bibir hingga hari ini. Pelaku diketahui bernama Brenton Tarrant, warga Australia. Uniknya, sebelum melakukan aksinya, Tarrant menyempatkan dirinya untuk mengirimkan email kepada Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern.

Dilansir dari CNN Indonesia, Minggu (17/3/2019), kabar ini dibenarkan oleh Sekretaris Pers PM Selandia Baru, Andre Campbell. Campbell menyebutkan bahwa isi dari email itu adalah manifesto yang menjelaskan motifnya melakukan serangan teror.

Dokumen tersebut terdiri dari 87 halaman yang memuat kebencian dan ide-ide tentang anti-imigran dan anti Muslim. Dokumen serupa juga diunggah ke dunia maya sesaat sebelum serangan. Namun sayangnya, PM Aldern tak sempat melihat surat itu karena alamat email dikelola oleh staf pemerintahan.

Pasca kejadian mengerikan ini, Ardern bersegera untuk mengetatkan dan memperkuat regulasi senjata di negara yang dipimpinnya itu. Sikap ini tak lain karena Tarrant memiliki senjata yang digunakan dalam aksinya melalui izin yang sah. Pria iotu bahkan mengantongi lisensi senjata kategori A sejak November 2017 lalu. Senjatanya juga dibeli secara legal.

“Kami sedang mengerjakan rangkaian rantai peristiwa yang mengarah pada kepemilikan dan lisensi senjata, undang-undang soal senjata akan kami ubah,” kata Ardern.

Terkini, Brenton Tarrant telah menghadiri persidangan pada Sabtu (16/3/2019) lalu. Kini, pria itu berdiam di tahanan hingga jadwal pengadilan berikutnya pada 5 April 2019. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.