Teroris Selandia Baru Tunjukkan Simbol ‘OK’ Saat Sidang, Mungkinkah Illuminati?
Brenton Tarrant (tengah) @Medcom

MALANGTODAY.NET –  Pelaku teror penembakan brutal di masjid di Christchurch, Selandia Baru, Brenton Tarrant, baru saja menjalani persidangan pada Sabtu (16/3/2019) kemarin. Saat disidang, pria 28 tahun itu terlihat beberapa kali menyeringai dan menunjukkan simbol ‘OK’ terbalik dengan tangan kanannya. Mungkinkah itu simbol illuminati?

Dilansir dari DetikNews, Senin (18/3/2019), Tarrant yang diadili di sebuah Pengadilan Distrik di Selandia Baru sama sekali tak terlihat menyesal. Apa yang dilakukannya selama persidangan membuat publik menjadi lebih marah terhadap tindakannya yang menewaskan puluhan nyawa tak bersalah.

Dalam persidangan itu, Hakim Paul Kellar memperbolehkan para jurnalis untuk menggunakan kamera dan merekam jalannya proses persidangan. Namun dengan syarat untuk menyamarkan wajah Tarrant atas dasar memenuhi hak pelaku untuk mendapatkan persidangan yang adil. Saat merekam ekspresi tersebut, media setempat, News Australia, menyebutkan ada ‘jebakan’.

Lalu pertanyaannya, simbol apa yang digunakan oleh Tarrant?

Simbol tangan dengan seringai itu memang kerap dikaitkan dengan gerakan supremasi kulit putih. Sebagai informasi, ibu jari dan telunjuk yang berkumpul membentuk lingkaran merepresentasikan huruf P yang berarti power (kekuatan). Sementara tiga jari tersisa berdiri membentuk huruf W yang merepresentasikan white (putih/kulit putih).

Meski mirip, namun bukan berarti simbol yang ditunjukkan oleh Tarrant menyimbolkan illuminati. Pasalnya, simbol serupa dalam konteks illuminati merepresentasikan angka ‘666’ yang disebut sebagai angka iblis yang afiliasinya kepada gerakan Anti-Christ. Jika disesuaikan dengan manifesto yang sempat diunggah oleh pria Australia itu, anggapan illuminati akan mentah seketika. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.