Mirip Sinetron, Putri Kerajaan Ini ‘Minggat’ dari Istana
Putri Dubai, Sheikha Latifa @Global Grad Show

MALANGTODAY.NET – Sebagian besar wanita mungkin pernah mengidamkan untuk hidup bergelimang harta di suatu kerajaan sebagai seorang putri raja. Namun kenikmatan tersebut tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kehidupan bebas yang tak dikekang. Hal itu yang mungkin melatarbelakangi putri Kerajaan Dubai ini kabur dari istananya.

Sheikha Latifa menjadi perbincangan hangat dunia internasional baru-baru ini. Pasalnya, ia memutuskan untuk kabur dari istananya demi mendapatkan kebebasan. Rumor yang beredar, ia merasa tertekan karena keluarganya yang terlalu mengekang.

Baca Juga  Gubernur Palestina di Yerusalem Jadi Tahanan Rumah, Israel Waras?

Dalam pelarian, ia sempat mengunggah video yang menjelaskan kesengsaraan yang dialami di lingkungan keluarganya. Hal itu yang membuatnya memutuskan kabur setelah mengatur rencana selama tujuh tahun. Sheikha Latifa yang kini berusia 32 tahun telah menghilang sejak Maret 2018 lalu.

Sheikha Latifa diketahui hilang pada Maret 2018 saat berada di Pantai Goa, India. Putri cantik ini diketahui kiabur bersama pria Perancis bernama Herve Jaubert. Setelah ditelusuri, Jaubert adalah mantan agen intelijen atau mata-mata Perancis.

Baca Juga  Bikin Pesta Halloween di Arab Saudi, 19 TKW Ditangkap

Sebelumnya, Sheikha Latifa juga pernah kabur dari Kerajaan Dubai saat masih16 tahun di tahun 2002. Ia berusaha melarikan diri ke Oman namun rencana tersebut gagal karena ia ketahuan saat mencapai perbatasan. Perbuatannya ini pernah membuatnya diganjar hukuman penjara selama tiga tahun.

Sheikha Latifa adalah putri dari Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. Putri Dubai tersebut mengaku telah dilarang untuk tidak meninggalkan Dubai sejak tahun 2000.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.