Presiden Termiskin di Dunia, Isi Dompetnya Bikin Nangis!
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador @Time

MALANGTODAY.NET – Jika umumnya pemimpin suatu negara memiliki jumlah kekayaan yang fantastis. Namun hal tersebut tak berlaku bagi Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador. Ia mengaku dirinya hampir tidak memiliki aset saat melaporkan kekayaan resminya.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (5/1/2019), Obrador yang baru saja dilantik menunjukkan isi dompetnya yang nyaris kosong di hadapan wartawan. Hal yang tak mengejutkan mengingat politikus sayap kiri ini konsisten menunjukkan sifat anti kemapanan selama masa kampanye.

Baca Juga  Fakta 'Sangar' Vatikan, Tanah Suci dengan Angka Kriminalitas Tinggi!

Obrador menegaskan bahwa dirinya akan menerapkan penghematan agresif di masa pemerintahannya. Ia memutuskan untuk memotong gajinya sendiri, gaji para pegawai, hingga gaji pejabat pemerintah lainnya. Menurutnya, uang bukanlah ketertarikannya meski ia juga menggarisbawahi bahwa tak semua orang kaya itu jahat.

“Uang tidak pernah menjadi ketertarikan saya. Saya berjuang demi cita-cita, demi prinsip (…) Tapi saya juga ingin mengklarifikasi, agar tidak menyinggung siapa pun, bahwa tidak semua orang kaya itu jahat,” ujar Obrador.

Baca Juga  Presiden Negara Ini Terang-terangan Minta Uskup Katolik Dibunuh!

Obrador tanpa segan menunjukkan isi dompetnya di hadapan para jurnalis. Dalam dompet itu, ia tidak memiliki kartu kredit, rekening giro, bahkan kendaraan sekalipun. Isi dompetnya hanya uang sebanyak 200 peso atau setara dengan Rp 146.000. Uniknya, ia menyimpan uang dolar di dompetnya yang disebut sebagai jimat keberuntungan.

Sejauh ini, kebijakan yang telah dilakukan olehnya setelah terpilih menjadi presiden adalah membubarkan satuan khusus pengamanan presiden dan menjual pesawat kepresidenan. Ia bahkan memilih untuk tetap tinggal di kediaman pribadinya.


Penulis: Radea Hafidh
Editor: Radea Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.