Jadi Masalah Besar di AS, Pendukung Bumi Datar: Kami Bukan Idiot, Kami Cerdas
Ilustrasi flat earth @CNet

MALANGTODAY.NET – Konspirasi terkait teori bumi datar makin didukung oleh banyak orang. Pendukung teori ini makin tak segan untuk mengkritik segala kegiatan eksplorasi antariksa sebagai hal yang tak lebih dari sekedar kebohongan.

Dilansir dari Viva.co.id pada Senin (15/10/2018), pendukung bumi datar di Amerika Serikat (AS) diketahui makin meningkat. Di balik angka yang makin meningkat itu, banyak yang datang dari kalangan pemuda yang umumnya terbuka dengan berbagai ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Beri Pernyataan Pro LGBT, Ramai Hastag #UninstallGojek di Twitter

“Kita tak pernah pergi ke Bulan. Kita tak punya kendaraan penjelajah di Mars, dan kita tak terbang melintasi Pluto,” jelas salah satu pendukung Bumi Datar, Patricia Steere.

Steere meyakini bahwa apa yang diajarkan sejak bangku sekolah tentang teori bumi bulat, foto-foto antariksa, dan hal-hal lainnya murni sebuah kepalsuan. Tak cukup sampai di situ, ia juga mengklaim bahwa bulan dan matahari memiliki ukuran yang sama.

Baca Juga: Bumi Diserbu Sinyal Asing dari Galaksi Lain, Halo Alien?

Sadar Akan Dilabeli Gila, Pendukung Terima Segala Konsekuensi
Sadar Akan Dilabeli Gila, Pendukung Terima Segala Konsekuensi
Demonstrasi pendukung flat earth @Twitter

Steere menyadari bahwa ia akan dianggap sebagai orang gila sebagai konsekuensi dari keyakinannya itu. Meski demikian, ia dengan tegas menilai bahwa apa yang selama ini diyakini manusia merupakan upaya pembodohan sistemik yang dikendalikan oleh sebuah kekuatan besar dan manusia tak punya kekuatan dalam sistem tersebut.

“Mungkin sebagian besar orang yang mendengar ini akan menertawakan dan berpikir kami ini idiot. Kami bukan idiot, kami adalah orang cerdas dari semua kehidupan dan umur,” tegasnya.

Baca Juga: Wartawan Arab Saudi Hilang di Turki, Negara Rival Pilih Santai

Sementara itu, pakar keamanan nasional AS Tom Nichols menilai bahwa meningkatnya pendukung teori bumi datar merupakan bagian dari masalah besar nasional. AS yang selama ini kerap muncul sebagai patron keilmuan dunia tentunya sama sekali tak mengharapkan kebohongan seperti bumi datar menggerogoti masyarakatnya.

Menurut Nichols, secara tidak langsung menumbuhkan trend hilangnya kepercayaan masyarakat pada para ahli. “Tak ada jaminan apapun yang kamu temukan di dalamnya adalah benar,” tandasnya.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...