17 WNI Berhasil Dievakuasi dari Wilayah Konflik Marawi
Militer Filipina terlibat baku tembak dengan teroris di Marawi @abc

MALANGTODAY.NET – Lima warga sipil yang berusaha menyelamatkan diri tewas ditembak kelompok gerakan bersenjata Maute, Senin (12/6) kemarin. Kelima korban tersebut belum diidentifikasi.

Selain menembak mati lima warga, gerilyawan yang bersekutu dengan ISIS tersebut juga menangkap delapan warga sipil lainnya.

Juru Bicara Presiden Rodrigo Duterte, Ernesto Abella mengatakan gerilyawan menjebol pintu satu rumah tempat 18 warga sipil yang terjebak berada, sehingga warga sipil itu melarikan diri dengan menggunakan pintu belakang.

“Gerilyawan memburu mereka dan secara membabi-buta menembaki mereka, menewaskan lima warga sipil dan menyandera delapan warga sipil lagi,” kata Abella, Selasa (13/6).

Sementara lima warga sipil yang berhasil menyelamatkan diri, ia melanjutkan, akan diberi makanan, bantuan medis serta diproses oleh pejabat lokal dan militer.

Abella mengatakan 1.618 warga sipil sejauh ini telah diselamatkan sejak pertempuran meltus pada 23 Mei.

Sebanyak 1.000 warga sipil diduga masih terjbak atau ditawan sebagai sandera tiga pekan setelah 500 atau lebih gerilyawan yang bersenjata lengkap menguasai kota itu, yang dihuni lebih dari 200.000 orang.

Dengan mengutip beberapa sumber militer, media lokal melaporkan gerilyawan dari kelompok Maute dan Abu Sayyaf itu masih menguasai sebanyak 20 persen wilayah Kota Marawi di Lanao del Sur. Demikian dikutip dari Antara.(zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.