Hore, Kerusakan Lapisan Ozon Akan Pulih 50 tahun Lagi!
Ilustrasi lapisan ozon @Futurism

MALANGTODAY.NET – Kabar kerusakan lapisan ozon pada medio 1980-an membuat masyarakat global khawatir. Hal ini terasa wajar mengingat lapisan ozon berfungsi untuk mereduksi paparan langsung sinar ultraviolet dari matahari. Sejumlah organisasi peduli lingkungan kemudian membuat serangkaian kampanye untuk menjaga lingkungan.

Namun kini tak perlu khawatir lagi. Sebabnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) baru-baru ini memberi kabar gembira. Lapisan ozon yang sebelumnya dikabarkan rusak dan berlubang dikabarkan akan kembali pulih pada 50 tahun ke depan.

Baca Juga: Lebih Ekstrim dari Rebusan Pembalut, 5 Minuman Ini Juga Buat Mabuk

PBB mengklaim keberhasilan ini merupakan dampak dari Protokol Montreal yang disepakati pada tahun 1987. Dalam perjanjian ini, PBB mengajak negara-negara di seluruh dunia untuk melindungi lapisan ozon dengan meniadakan produksi penggunaan zat berbahaya sepereti klorofluorokarbon (CFC), hidroklorofluorokarbon (HCFC) dan halon.

“Protokol Montreal adalah salah satu perjanjian multilateral yang paling sukses dalam sejarah karena suatu alasan,” terang Kepala Lingkungan PBB, Erik Solheim dilansir dari Kompas.com, Rabu (7/11/2018) lalu.

Semenjak ditetapkan, PBB akan merilis laporan yang mendokumentasikan perkembangan lapisan ozon. Pada laporan terbartu di tahun 2018, tingkat ozon telah pulih pada tingkatan 1 – 3 persen sejak 2000.

Baca Juga: Jangan Asal Sebut! Ini Bedanya Overweight dan Obesitas

Mengacu pada laporan ini, maka PBB memperkirakan bahwa belahan bumi utara dan ozon lintang tengah diprediksi pulih sepenuhnya pada 2030-an, ozon belahan selatan pada 2050-an, dan daerah kutub sebelum 2060.

“Ini menjadi kontribusi nyata terbesar yang pernah dilakukan dunia sejauh ini untuk menjaga kenaikan suhu global jauh di bawah 2 derajat Celcius,” tandas para ahli yang terlibat dalam proyek pemulihan ozon.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...