Amerika Latin Akan Keluarkan Peringatan Terhadap Donald Trump
Donald Trump © Twitter

MALANGTODAY.NET – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) meminta penambahan waktu untuk menangani kasus dugaan penyadapan telepon Presiden AS, Donald Trump.

Orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu menuduh mantan Presiden Amerika, Barack Obama yang telah menyadap teleponnya.

Departemen Kehakiman meminta waktu lebih banyak untuk menanggapi permintaan dari anggota parlemen di Komite Intelijen Kongres terkait bukti atas tuduhan tersebut.

“Waktu tambahan tersebut guna meninjau permintaan itu agar selaras dengan otoritas hukum yang berlaku dan untuk mencari dokumen yang mungkin dapat dijadikan bukti,” kata juru bicara dalam sebuah pernyataan.

Untuk diketahui, Pria berusia 70 tahun yang terpilih menjadi presiden Amerika Serikat ke-45 itu menuduh tanpa memberikan bukti. Obama dituduh melakukan penyadapan terhadap dirinya selama kampanye pemilihan umum 2016.

Dikutip dari Antara, seorang juru bicara mantan Presiden Obama mengatakan bahwa hal itu hanyalah tuduhan yang salah.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here