Jerman Tidak Yakin Gulen di Balik Kudeta Turki
Ilustrasi Kudeta Turki @Istimewa

Pemerintah Turki tidak bisa meyakinkan badan intelijen Jerman, BND, bahwa ulama Fethullah Gulen yang bermukim di Amerika Serikat sebagai sosok di balik percobaan kudeta tahun lalu.

Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Pemerintah Turki menuding Gulen mengatur kudeta yang gagal di Turki pada 15 Juli 2016. Lebih dari 240 orang tewas ketika para tentara menyita banyak tank, pesawat tempur dan helikopter serta menyerang parlemen dan berupaya menggulingkan pemerintahan.

“Turki telah berupaya meyakinkan kita soal itu melalui berbagai cara namun sejauh ini tidak berhasil,” kata kepala BND Bruno Kahl dalam wawancara dengan majalah berita Der Spiegel, yang dikeluarkan Sabtu waktu setempat.

Erdogan dan Pemerintah Turki menginginkan Amerika Serikat mengekstradisi Gulen. Gulen sendiri telah membantah terlibat dalam percobaan kudeta.

Ketika ditanya gerakan Gulen beraliran Islam garis keras atau terorisme, Kahl mengatakan gerakan itu merupakan perkumpulan warga sipil yang bertujuan untuk memberikan pendidikan agama.

Kahl juga mengatakan, tidak yakin Pemerintah Turki berada di balik kudeta itu. “Percobaan kudeta itu tidak diprakarsai oleh pemerintah. Sebelum 15 Juli, pemerintah sudah mulai melakukan pembersihan besar-besaran sehingga pihak-pihak di militer berpikir bahwa mereka harus cepat melaksanakan kudeta sebelum mereka juga terkena (pembersihan),” ungkap Kahl.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here