Makin Sadis, Israel Tembak Mati Demonstran Perempuan Palestina
Ilustrasi demonstrasi di Gaza @News

MALANGTODAY.NET – Penindasan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina makin menjadi-jadi. Pasalnya, pasukan Bangsa Zionis menembak mati seorang demonstran perempuan Palestina di sepanjang perbatasan Gaza. Kejadian ini terjadi saat berlangsung aksi demonstrasi timur Gaza, Jumat (11/1/2019).

Dilansir dari Detik.com, Sabtu (12/1/2019), juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qudra, menyebutkan bahwa korban bernama Amal al-Taramsi, perempuan berusia 43 tahun. Amal menjadi korban perempuan ketiga yang tewas dalam bentrokan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga  Gara-gara Dukun, Remaja Ini Bunuh dan Perkosa Mayat Ibunya Demi Uang

Terkait kematian Amal, militer Israel memilih bungkam. Namun, mereka menyebut setidaknya ada 13 ribu warga Palestina yang terlibat dalam aksi-aksi rusuh di sepanjang perbatasan Gaza. Adapun mengenai insiden penembakan, mereka hanya menimpalinya sebagai bagian dari prosedur operasi standar.

“Para perusuh telah membakar ban-ban dan melemparkan batu-batu, bahan peledak dan granat terhadap pasukan Israel dan di pagar keamanan Jalur Gaza,” ujar juru bicara militer Israel.

Dalam demonstrasi tersebut, para pengunjuk rasa berupaya menghancurkan pagar kawat berduri yang membentang di sepanjang perbatasan gaza. Militer Israel sendiri memberi respon dengan meluncurkan tembakan dan gas air mata.

Baca Juga  Menteri Israel Tanggapi Pembunuhan Khashoggi: Arab Saudi Adalah Sekutu Kami

Al-Qudra menerangkan bahwa sebanyak 25 warga Palestina menderita luka tembak akibat insiden itu. Dari jumlah tersebut, setidaknya ada dua korban dari anggota medis dan paramedis. Jika dihitung dari dimulainya aksi mingguan sejak Maret 2018 lalu, ada sekitar 241 warga Palestina tewas.

Demonstrasi mingguan yang dilakukan oleh warga Palestina ini merupakan bagian dari gerakan Great March of Return. Aksi ini merupakan wujud tuntutan warga untuk kembali ke tanah mereka yang kini diduduki oleh Zionis Israel.


Penulis: Radea Hafidh
Editor: Radea Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.