Inilah Alasan Arab Saudi Melirik Kawasan Asia untuk Lahan Investasi
Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET –  Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud sedang melakukan kunjungan ke beberapa negara di kawasan Asia. Rombongan Raja Arab berkunjung ke Malaysia, Indonesia, Jepang, Tiongkok, Maladewa dan Yordania.

Di balik lawatannya ke negara-negara tersebut, kerajaan memiliki keinginan untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Asia. Selain itu untuk menjalankan misi mengambil hati para investor.

Seperti dirangkum dari bbc.com, berikut beberapa alasan kenapa Arab Saudi melirik Kawasan Asia sebagai lahan investasi:

1. Ingin Mengurangi Ketergantungan Akan Minyak

Arab Saudi sedang mencari cara untuk mendiversifikasi ekonominya dan mengurangi ketergantungan pada minyak. Kerajaan merasa kecewa lantaran kebijakan reformasi ekonomi pada saat itu yang menyebabkan merosotnya penghasilan akibat penurunan harga minyak.

2. Mempertahankan Relasi Bisnis di Kawasan Asia

Lawatan tersebut bukan sekadar menarik investasi ke Arab Saudi, tetapi juga tentang mempertahankan bisnis minyak mentah Arab Saudi di Asia.

Menjadi sebuah hal yang menggembirakan bagi Saudi ketika China dan AS menjelma importir minyak terbesar di dunia.

Saudi Aramco @MalangTODAY/Istimewa

3. Mencari Invertor Saudi Aramco di Asia

Saudi Aramco, merupakan perusahaan minyak milik pemerintah kerajaan Arab, dan sedang menuju penjualan saham publik pada 2018.
Menurut laporan, ini akan menjadi flotasi saham terbesar di dunia, meskipun ada keraguan terhadapnya. Kendati demikian, perjalanan tersebut sebagian besar terkait minat dari investor Asia untuk membeli 5% saham di Saudi Aramco.

4. Kebijakan Trump yang Memgecewakan

Secara tradisional, Amerika Serikat adalah sekutu Arab Saudi yang paling kuat, baik dari segi perdagangan, maupun politik.

Akan tetapi, kebijakan baru Donald Trump terkait perdagangan, membuat kerajaan Saudi terkesima dan tidak bisa banyak berharap. Sebab itulah, perjalanan Asia dilakukan sebelum berhadapan dengan kenyataan yang tidak terduga ketika bertolak ke Washington.
Dengan menjangkau negara-negara mayoritas Muslim seperti Indonesia dan Malaysia, menjadi sebuah hal yang masuk akal bagi Saudi, karena bukan sekadar membahas investasi pada infrastruktur fisik saja, tetapi juga investasi terkait sektor ziarah agama dan sekolah.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here