Diklaim Tak Berbahaya, Ikan Pari Malah Bunuh Pria di Pantai
Ilustrasi ikan pari @Ruang Indo

MALANGTODAY.NET – Saat berada di lautan, bahaya dapat terjadi tanpa diprediksi. Selain ombak dan kondisi cuaca yang tak dapat diperkirakan, serangan hewan-hewan laut bisa menjadi bahaya tersendiri. Baik hewan tersebut adalah predator maupun tidak. Namun apa jadinya jika hewan yang sama sekali tidak berbahaya kedapatan menyerang dan berhasil membunuh manusia?

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (18/11/2018), seorang pria dikabarkan tewas setelah perutnya tertusuk ekor ikan pari. Tragedi ini terjadi di lepas Pantai Lauderdale, Tasmania, Australia. Kejadian ini cukup mengejutkan publik mengingat serangan ikan pari tergolong langka dan tidak termasuk hewan berbahaya.

Baca Juga: Tak Bantu Rohingnya, Penasehat Negara Myanmar Dipermalukan Saat KTT ASEAN

“Dia menderita luka tusukan di perut bawahnya, kemungkinan ditimbulkan oleh hewan laut. Dilaporkan di tidak ditemani di air saat menahan luka tusukan di perut bawahnya,” demikian pernyataan resmi dari Kepolisian Tasmania.

Serangan ini cukup mengejutkan publik Australia. Sebagaimana diketahui, ikan pari hidup di perairan tropis dan jarang menyerang manusia. Meski diketahui, duri dari ujung ekor ikan tersebut dilapisi racun dan akan digunakan untuk membela diri jika merasa terancam.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri Seorang Wanita Muda di Rusia, ISIS Lagi?

“Ini konsisten dengan cedera akibat ikan pari, tapi penyelidikan lebih lanjut dan pemeriksaan lanjutan akan memberikan sedikit fakta konkret tentang hal itu”, lanjut pihak kepolisian setempat.

Kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, ahli konservasi buaya sekaligus pembawa acara terkenal Steve Irwin juga meninggal dunia pada 2006 lalu akibat ekor ikan pari menikam jantungnya. Peristiwa ini terjadi saat Irwin sedang syuting di Great Barrier Reef, utara Australia.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...