Kebakaran di Gereja Notre Dame IG@thecambridgeroyal
Kebakaran di Gereja Notre Dame IG@thecambridgeroyal

MALANGTODAY.NET – Kebakaran yang melanda Gereja Notre Dame pada Senin (15/4/2019) malam waktu setempat menjadi kabar duka bagi warga Paris, Perancis dan beberapa umat Nasrani dunia. Pasalnya, gereja ini merupakan gereja bersejarah dan merupakan salah satu ikon wisata di Paris.

Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat yakni relik-relik bersejarah yang disimpan dalam Gereja Notre dame. Salah satunya yakni Mahkota Duri milik Yesus. Diketahui, mahkota ini merupakan mahkota yang dikenakan Yesus Kristus saat disalibkan.

Beruntung, mahkota ini berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran. Hal tersebut ditegaskan oleh Rektor Notre Dame Patrick Chauvet bahwa mahkota berhasil dikeluarkan dari katedral dilansir dari AFP.

Meski demikian, keaslian mahkota ini masih belum bisa dipastikan. Namun menurut penelitian, mahkota ini sudah ada sejak abad keempat. Biasanya, Mahkota Duri ini dipamerkan setiap Jumat Agung.

Namun sayang, rupanya tahun ini Gereja Notre Dame tak bisa memamerkan mahkota tersebut di area Gereja. Sebab, Jumat Agung tahun 2019 jatuh pada Jumat esok (19/4/2019) sedangkan bangunan gereja masih butuh pemulihan akibat kebakaran.

Selain Mahkota Duri, Gereja yang selamat dari Perang Dunia I dan II ini juga menyimpan relik berharga lain. Dilansir dari Tribunnews (16/4/2019), diantaranya yakni potongan kayu dan sebuah paku saat Yesus Kristus disalib. Selanjutnya ada 10 lonceng dengan berat masing-masing 4 ton. Kemudian ada jendela kaca patri, relik Saint Denis dan Saint Genevieve, serta the Great Organ.

Doa dari Paus Fransiskus

Tingginya nilai sejarah ini mengundang simpati beberapa tokoh dunia. Tiga diantaranya yakni Paus Fransiskus, Donald Trump, dan Barack Obama.

“Paus sangat dekat dengan Perancis. Dia berdoa atas musibah kebakaran yang terjadi di Katedral Notre Dame,” tutur Kepala Kantor Pers Vatikan Alessndro Gistotti melalui Twitter.

Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran ini disebabkan oleh pekerja  yang sedang merenovasi bangunan Katedral.

Kemudian secara tidak sengaja api muncul dari loteng dan secara cepat menyebar ke atap Katedral Notre Dame. Dilansir dari The Guardian, hal itu terjadi cukup cepat karena atapnya terbuat dari kayu. (AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.