Fakta Sangar Abraham Lincoln, Presiden Amerika Paling Ciamik
Abraham Lincoln @Everett Herald

MALANGTODAY.NET – Pada 8 November 1864, Abraham Lincoln terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Ini merupakan kesempatan keduanya memimpin negeri Paman Sam setelah sebelumnya memimpin pada tahun periode 1861 – 1864. Periode keduanya tak berlangsung lama setelah ia dibunuh oleh John Wilkes Booth yang tak lain adalah artis idolanya sendiri.

Meski demikian, Lincoln akan senantiasa dikenang karena berbagai kebijakannya yang dinilai mengubah sejarah AS. Dihimpun dari berbagai literatur, berikut ini adalah fakta-fakta sangat presiden ke-16 AS yang jarang diketahui publik.

Baca Juga: Bukan Korut Saja, 4 Negara Ini Pernah Jadi Komunis Tulen

Mantan Petarung Jalanan

Sebelum menjadi presiden, Lincoln merupakan petarung jalanan. Ia bahkan berhasil mengalahkan juara unggulan dari Illinois bernama Jack Armstrong pada tahun 1831. Ia mencatatkan satu kali kekalahan dari 300 pertarungan.

Hapus Perbudakan

Lincoln semasa menjadi presiden menerbitkan emansipasi dan menghapus sistem perbudakan kulit hitam. Berkat itu, AS menjadi negara paling jumawa di dunia karena berhasil memadukan kualitas sumber daya manusia kulit putih dengan kulit hitam.

Baca Juga: Orang Terkaya Sebut Perang Dagang AS – China Terbodoh di Dunia

Tak Pernah Tidur di Kamar Pribadinya

Entah mengapa, Lincoln tak pernah tidur di kamar pribadinya di Gedung Putih selama ia menjadi presiden. Kamar tersebut kemudian menjadi terkenal dan tak ada satu pun presiden setelahnya yang berani tidur di kamar itu.

Pemegang Paten

Dalam sejarah AS, ia adalah satu-satunya presiden yang memiliki hak paten pada karyanya. Ia menciptakan alat yang mampu mengangkat kapal ketika akan melewati sebuah penghalang. Alat kemudian digunakan di kanal dan sungai-sungai tertentu.

Baca Juga: Trump Beri Sanksi Terdahsyat Pada Iran, Israel: Terima Kasih

Bikin Lawan Nangis

Saat masih mengikuti kontestasi politik menjadi senator di Illinois, ia pernah membuat lawan politiknya lari dan menangis terbirit-birit. Lincoln saat itu mengejek lawan politiknya, Jesse Thomas, dengan gerakan dan suara yang meniru dan melucukannya. Sontak, Thomas berlari sambil menangis.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar

Loading...