Gara-gara Ini, AS Jatuhkan Sanksi untuk Presiden Venezuela
Presiden Donald Trump (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Deputi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bertolak dari Arab Saudi, Senin (13/3) menuju Amerika Serikat untuk menghadiri kunjungan termasuk di antaranya melakukan pembicaraan dengan Presiden AS, Donald Trump.

Ini akan menjadi pertemuan pertama antara anak Raja Saudi Salman bin Abdulaziz yang merupakan ujung tombak Saudi dalam rencana reformasi ekonomi, dan Presiden AS, sejak Trump menjabat pada Januari.

Pernyataan dari lingkungan kerajaan kepada kantor berita SPA mengatakan, saat pertemuan dengan Trump dan para pejabat AS lainnya, Pangeran Mohammed yang juga Menteri pertahanan Saudi membahas banyak persoalan.

“Membahas langkah-langkah untuk memperkuat hubungan bilateral dan mengulas isu-isu regional yang menjadi kepentingan bersama,” katanya. Kunjungan kerja sendiri akan dimulai pada Kamis, namun tidak ada rincian lebih lanjut.

Raja Salman, penguasa ekspor minyak utama dunia, saat ini tengah berada di Jepang, sebagai bagian dari tur Asia selama sebulan. Perjalanan itu dalam rangka membangun hubungan dengan para importir minyak mentah Saudi dan mempromosikan peluang investasi, termasuk penjualan saham sebuah perusahaan raksasa negara, Saudi Aramco.

Trump berbicara melalui telepon dengan Salman beberapa saat setelah menjabat pada Januari. Kata Gedung Putih, Trump setuju untuk mendukung zona aman di Suriah dan Yaman.

Sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat, Pangeran Mohammed bertemu dengan Pejabat Eksekutif Tertinggi Citigroup, Michael Corbat di Riyadh pada Minggu untuk membahas peluang investasi di kerajaan dan global, menurut laporan SPA.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here