Telah Bunuh 100 Orang, Wanita Ini Jadi yang Paling Sadis di Dunia!
Joanna Palani @ Mail Online

MALANGTODAY.NET – Belakangan ini keamanan negara Indonesia menjadi terusik dengan adanya aksi teror di berbagai daerah di Tanah Air. Mulai dari Mako Brimob, Surabya hingga Riau.

Aksi terorisme ini diduga dilakukan oleh jaringan ISIS yang menjadi kelompok radikalisme yang mengaku berlandaskan agama Islam.

Baca Juga: Dapat Hidayah, Ini 7 Artis Indonesia yang Memutuskan untuk Menjadi Mualaf

Tak hanya di Indonesia, ISIS juga menjadi musuh bagi semua negara di dunia. Banyak yang mencoba melawan kelompok radikal ini, namun selalu saja banyak korban yang tumbang.

Diantara para tentara yang melawan ISIS, ada satu sosok cantik yang ternyata jadi wanita paling sadis di dunia!

Joanna Palani adalah seorang sniper cantik keturunan Kurdi-Denmark. Ia sengaja meninggalkan studinya dan bertempur melawan ISIS di Irak pada tahun 2014.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Nuri dari Malang Digagalkan di Bandara Soetta

Dilansir dari tribunnews.com, Joanna telah membunuh 100 orang pejuang ISIS di medan pertempuran, dengan senapan kesayangannya yaitu SVD Dragunov dan Kalashnikov.

Karena prestasinya, Joanna Palani pun dijadikan sniper andalan pasukan Batalion YGP, yaitu Angkatan Bersenjata Pemerintah Regional Kurdistan di Irak.

Telah Bunuh 100 Orang, Wanita Ini Jadi yang Paling Sadis di Dunia!
Joanna saat beraksi (Istimewa)

Wanita yang mulai belajar menembak di usia 9 tahun ini, biasanya berburu di malam hari dengan bekal teropong termal, granat dan bekal makanan ringan.

Menurut informasi yang beredar, Joanna sendiri punya alasan kenapa dirinya bisa meninggalkan studi dan akhirnya bergabung di medan perang.

Joanna ternyata punya masa kecil yang kelam. Ia pernah merasakan kerasnya perjuangan keluarganya dalam peperangan Irak saat Joanna masih kecil.

Baca Juga: Awas Hati-hati Jambret Incar Ibu-ibu di Kawasan Sukun

Hal ini yang membuat dirinya lebih memilih belajar tentang senapan, ketika berada di Denmark saat diungsikan. Ketertarikannya ini pun didukung oleh sang Kakek yang akhirnya memberikan pelatihan menembak saat dirinya masih berusia 9 tahun.

Karena prestasinya yang membunuh 100 peuang ISIS, sniper cantik ini pun masuk dalam daftar burnonan ISIS. Bahkan pemimpin ISIS sayembara bagi siapa saja yang bisa menangkap Joanna, akan diberikan imbalan berupa uang sebesar US$ 1 juta atau Rp. 13 miliar!

Telah Bunuh 100 Orang, Wanita Ini Jadi yang Paling Sadis di Dunia!
Joanna bersama dengan teman-temannya (Istimewa)

Penulis: Annisa Eka Safitri
Editor: Annisa Eka Safitri

Loading...