Bendera Israel yang dijadikan keset @ PressTV
Bendera Israel yang dijadikan keset @ PressTV

MALANGTODAY.NET Kantor-kantor Serikat Pekerja Profesional di seluruh Yordania menjadikan bendera Israel sebagai keset. Tindakan tersebut merupakan bentuk protes dari Asosiasi Serikat Pekerja Profesional Yordania atas Israel yang terus-menerus menyerang wilayah Palestina

Melansir Haaretz dari laman Sindonews, Sabtu (5/1/2018), adapun alasan lainnya ialah respon atas keluhan yang diajukan Israel kepada Kementerian Luar Negeri Yordania terkait lantai bergambar bendera Israel yang diinjak-injak seroang menteri negara Arab tersebut.

Baca Juga  Konflik Yerusalem Berlanjut, Serangan Israel Tewaskan 2 Orang di Gaza

Seperti sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Luar Negeri Israel mengajukan protes keras kepada pemerintah Yordania terkait foto Menteri Informasi Yordania Jumana Ghunaimat yang menginjak lantai bergambar bendera Israel di gedung persatuan insinyur di Amman, Jordania.

Mengutip laporan Al Jazeera, Jumat (4/1/2018), Israel menyatakan foto itu sebagai perbuatan tidak hormat. utusan Yordania untuk Israel, Mohammed Hmeid dipanggil untuk memberikan klarifikasi.

Sebagai respons atas protes tersebut, Pemerintah Yordania mengatakan bahwa bangunan kantor itu itu milik pribadi dan oleh karena itu pemerintah tidak dapat melakukan intervensi.

Baca Juga  Ternyata Ini Lho Alasan Kenapa Turis Indonesia Dilarang Masuk ke Israel

Menurut laporan media Yordania, Ketua Asosiasi Serikat Pekerja, Ibrahim Tarawneh, meratifikasi keputusan menjadikan bendera Israel sebagai keset kantor. Surat kabar Rai al-Youm yang berbasis di London mengatakan bahwa keputusan tersebut dicapai setelah masalah itu jadi pembahasan publik.

Asosiasi Serikat Profesional Yordania dikenal karena pendiriannya yang menentang perjanjian damai dengan Israel dan merupakan pemerhati opini publik.

Israel dan Yordania telah menandatangani perjanjian damai pada tahun 1994. Namun hubungan keduanya kerap berseteru untuk berbagai perbedaan terkait dengan kebijakan Israel di Yerusalem.

Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.