Air terjun Kintampo © GhanaWeb

MALANGTODAY.NET – Lokasi air terjun Kintampo ditutup sementara oleh pemerintah wilayah di Ghana, Senin (20/03). Penutupan wisata alam di daerah tersembunyi itu setelah adanya 18 pengunjung tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang pada Minggu (19/3).

Selain korban meninggal, sebanyak 21 orang juga cedera dalam peristiwa tersebut.

Keputusan penutupan sementara  itu bertujuan menjamin tak ada lagi pelancong yang diizinkan memasuki tempat tersebut selama penyelidikan berlangsung.

“Topan yang memporak-porandakan pada Minggu siang mengakibatkan banyak pohon tumbang di Kintampo dan sekitarnya, “ kata Wakil Inspektur Polisi (DSP) Desmond Oppong Boampong

“Tapi tiga dari pohon ini tumbang di sekitar air terjun dan yang paling besar jatuh menimpa korban hingga tewas,” lanjutnya.

Pohon tumbang dan menimpa pengunjung itu jatuh dari ketinggian antara 10 dan 12 meter.  Komandan Polisi Regional itu mengatakan jumlah korban jiwa tetap sama tapi sebagian orang yang cedera telah dibawa ke beberapa lembaga kesehatan.

Dikutip dari Antara, korban tewas dan cedera kebanyakan adalah siswa dai Sekolah Menengah Atas Methodis Wenchi, 54 kilometer di sebelah barat Kintampo, sedangkan sebagian adalah mahasiswa dari Universitas Energi dan Sumber Daya Alam di Sunyani. Beberapa orang dari Kota Praja Kintampo, namun tak ada orang asing di antara mereka

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here