Aghori, Sekte Kanibal yang Makan Kotoran Sendiri
Suku Aghori di India (BBC)

MALANGTODAY.NET – Sebuah sekte Hindu di India memiliki sebuah kebiasaan yang tidak lazim. Mereka terbiasa telanjang dan memiliki perilaku kanibal. Bahkan mereka menggunakan bagian tengkorak manusia sebagai mangkuk.

Sekte yang hidup terasing dari masyarakat India ini menyebut diri mereka sebagai kaum Aghori. Dalam bahasa Sansekerta, Aghori diartikan sebagai ‘tak menakutkan’.

Aghori, Sekte Kanibal yang Makan Kotoran Sendiri
Suku Aghori tidak mengenakan baju (BBC)

James Mallinson, pengajar Bahasa Sansekerta dan Studi India di School of African and Oriental Studies (SOAS), London, menjelaskan kelompok ini memiliki prinsip dasar melampaui kemurnian untuk menyatu dengan para dewa. Mereka juga menolak konsep baik dan buruk seperti yang berlaku pada umumnya.

“Prinsip dasar praktik ini adalah melampaui kemurnian untuk mencapai pencerahan spiritualitas dan ‘manunggal’ atau melakukan penyatuan dengan para dewa,” kata Mallison, dikutip dari BBC Indonesia, pada Selasa (15/1/2019).

Menurut Mallison yang pernah berinteraksi secara langsung dengan sekte ini, mereka melanggar menolak konsep baik dan buruk dengan melanggar hal-hal yang dianggap tabu. Praktek ini meliputi berbagai tindakan yang gila dan berbahaya, seperti kanibalisme dan memakan kotoran sendiri.

Tindakan ekstrim ini dipercayai para penganut sekte dapat meningkatkan spiritualisme mereka. Selain itu dengan melakukan hal-hal diluar kebiasan manusia, mereka percaya bisa meningkatkan kesadaran diri.

Tidak Berbahaya

Meski terdengar mengerikan, menurut Mallison, kelompok ini tak pernah menuntut apapun dari kelompok arus utama. Mereka hanya sekelompok orang yang hidup secara sederhana dan dekat dengan alam. Mereka bahkan melakukan kegiatan-kegiatan sosial, seperti melakukan layanan penyembuhan kepada pasien Lepra.

Aghori, Sekte Kanibal yang Makan Kotoran Sendiri
Suku Aghori dalam ritual Mandi (BBC)

“Orang Aghori bekerja dengan mereka yang dianggap paling hina di kalangan bangsa manusia,” kata Ron Barrett, seorang pakar antropologi budaya dan medis dari Minnesota.

Menurut Mallison hanya ada sedikit orang yang benar-benar melakukan ritual Aghori saat ini. Sebagian besar penganut sekte yang muncul ke hadapan publik dalam acara Mandi ternyata adalah mereka yang jarang menjalani inisiasi. Bahkan menurutnya beberapa berperilaku seperti Aghori hanya untuk mendapatkan uang dari para turis. (KIS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.