Sekelompok ABG Serang Sekolah Islam, Alquran Berceceran di Lantai!
Suasana Islamic Centre Nortumbria pasca serangan pertama @Daily Mail

MALANGTODAY.NET – Kejadian tidak mengenakkan kembali menimpa umat Islam. Setelah sebelumnya terjadi aksi terorisme di Selandia Baru dan disusul pembantaian di Mali, kini serangan serupa juga terjadi pada sebuah sekolah Islam di di Newcastle, Inggris. Ironisnya, pelaku penyerangan masih berusia remaja.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (27/3/2019), serangan tersebut terjadi pada Islamic Centre di Northumbria, Newcastle, Inggris. Pihak kepolisian setempat mengamankan setidaknya enam remaja, yakni satu perempuan berusia 18 tahun dan 14 tahun, serta masing-masing dua laki-laki berumur 16 dan 14 tahun.

Para remaja itu melancarkan serangannya dengan memecahkan kaca gedung sekolah, merobek-robek Alquran dan menyebarnya di lantai. Polisi menyebutkan para remaja tidak meninggalkan tulisan berisi ujaran kebencian di dinding. Namun, mereka mengendus adanya kejahatan rasial dalam serangan ini.

Serangan pada kompleks yang mencakup sekolah Akademi Bahr dan masjid ini terhitung menjadi yang kedua dalam dua bulan terakhir ini. Inspektur Kepolisian Northumbria, Alan Davison, menyebutkan bahwa insiden ini sangat menyakitkan dan pihaknya melihat adanya kejahatan rasial.

“Meskipun tidak ada tulisan rasis seperti insiden pertama, kami tetap menilainya sebagai kejahatan yang berlandaskan kebencian. Kami memerhatikan dampak dari insiden ini terhadap masyarakat dan saya akan menghilangkan perilaku seperti ini yang sama sekali tak bisa diterima,” tutur Davison.

Sementara itu, Imam Islamic Centre Northumbria, Muhammad Abdulmuheet, menyatakan bahwa kejadian ini adalah dampak dari aksi terorisme di Christchurch, Selandia Baru, beberapa waktu lalu. Penyerangan ini membuat kaum Muslim semakin berada dalam ketakutan.

“Itu (serangan) melukai semua orang. Itu (Quran) robek di mana-mana, yang benar-benar melukai kita. Kami pikir setelah Christchurch ini (serangan masjid) akan meningkat dan ini dia. Saat ini ketakutan ada dan akan tetap ada. Sesuatu perlu dilakukan untuk mencegah hal-hal ini,” kata Muhammad. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.