Ogah Natalan, 4 Negara Ini Tidak Rayakan Natal 25 Desember
Ilustrasi suasana perayaan Natal @The Nerdy Me

MALANGTODAY.NET – Satu hari berlalu, gegap gempita perayaan Natal masih terlihat di setiap penjuru negara. Di Indonesia saja, demam hari kelahiran Yesus Kristus menghiasi beberapa rumah hingga menjadi pernak-pernik dan atribut di setiap retail toko.

Namun ternyata, kemeriahan tersebut tak terjadi di setiap negara, lho. Beberapa negara ternyata diketahui tak merayakan hari raya tahunan yang jatuh di setiap tanggal 25 Desember itu. Negara apa saja itu? Dan apa alasan mereka tidak merayakannya? Berikut ulasannya dilansir dari Suara.com.

Korea Utara
Korea Utara
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melarang Natal @Reddit

Negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un melarang dengan tegas warganya untuk merayakan hari besar keagamaan apapun. Bagi yang melanggar, hukuman penjara dipastikan mengenainya. Kebijakan ini dinyatakan sejak 2016.

Maladewa
Maladewa
Maladewa, salah satu negara yang tak merayakan Natal karena dihuni mayoritas Muslim @Maldives Times

Negara kepulauan yang terletak di Samudera Hindia itu ternyata tak pernah merayakan Natal. Hal ini karena hampir 99 persen penduduk Maladewa adalah Muslim. Bahkan, ada kabar beredar bahwa merayakan hari kelahiran Yesus Kristus dilarang karena bertentangan dengan ajaran Islam.

Mongolia
Mongolia
Mongolia tak merayakan Natal karena mayoritas beragama Buddha @Wikipedia

Jika Maladewa dominan Muslim, Mongolia justru tak merayakan Natal karena mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha. Namun tidak diketahui secara pasti apakah Negeri Jengis Khan ini melarang adanya perayaan hari besar umat Kristiani ini.

Mesir
Mesir
Ilustrasi perayaan Natal di Mesir @WBUR

Meski didominasi oleh pemeluk agama Islam, namun Mesir tetap membolehkan perayaan Natal. Hal ini karena sekitar 15 persen penduduk Negeri Cleopatra itu adalah Kristen Ortodoks Koptik Alexandria. Namun uniknya, perayaan ini tidak dilaksanakan pada 25 Desember, melainkan tanggal 7 Januari. Hal ini karena Kristen Koptik mematuhi kalender Julian Kuno, bukan Masehi.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.