Catat! Tindakan yang Wajib Dilakukan Sebelum, Selama, Setelah Gempa Bumi
Ilustrasi tips yang perlu dilakukan saat gempa bumi (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Pada hari Minggu (5/8), Indonesia kembali berduka atas bencana alam gempa bumi yang lagi-lagi terjadi. Kali ini, kawasan Lombok dan sekitarnya terkena dampak dari gempa berkekuatan 7 SR tersebut. BMKG bahkan sempat merilis bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami.

Indonesia memang berada di lokasi Cincin Api Pasifik (Ring Of Fire). Karena hal itu, Indonesia harus berhadapan dengan resiko letusan gunung berapi, gempa bumi, banjir dan tsunami yang cukup sering.

Menurut BMKG, Indonesia memiliki rata-rata alami gempa bumi satu kali setiap hari. Tak cuma sekali Indonesia harus mengalami bencana nasional akibat gempa bumi dan tsunami dahsyat yang harus meninggalkan duka mendalam bagi republik ini.

Baca Juga: Tasya Kamila Menikah, Begini Kabar 5 Mantan Artis Cilik Lain

Nah, penting rasanya sebuah edukasi yang memadai untuk dipahami oleh masyarakat secara luas terkait tentang tindakan yang perlu dilakukan sebelum, selama, dan setelah gempa bumi.

Dilansir dari kompas.com, berikut tips langkah-langkah yang harus dilakukan ketika peristiwa gempa bumi terjadi.

Sebelum gempa (antisipasi)

– Pastikan selalu memiliki barang-barang seperti; tabung pemadam kebakaran, perlengkapan red box, radio bertenaga baterai, senter, dan baterai ekstra di rumah atau di kantor.

Baca Juga: Wow! 4 Klub Indonesia Masuk Buku Sejarah 1000 Klub Dunia, Ada Arema?

– Mengedukasi diri sendiri dengan ilmu pertolongan pertama yang memadai.

– Mengedukasi diri sendiri cara mematikan aliran gas, air, dan listrik rumah atau kantor.

– Mempersiapkan rencana titik kumpul bagi keluarga dan kerabat terdekat setelah sebuah gempa bumi terjadi.

– Sebisa mungkin tidak meninggalkan benda-benda dengan beban massa yang berat di rak-rak atau lemari untuk menghindari barang-barang tersebut berjatuhan saat gempa.

– Pelajari jalur evakuasi darurat yang harus diambil saat bencana alam terjadi pada lokasi-lokasi sehari-hari.

Baca Juga: Dua Minggu Terakhir, Terduga Teroris Tidur di Pasar Lawang & Mandi di Kalibiru

Selama gempa (aksi)

– Yang paling utama adalah berusaha untuk tetap tenang dan tidak panik.

– Apabila berada di luar ruangan, tetap di luar ruangan. Apabila berada di dalam ruangan, tetaplah berada di dalam ruangan.

Baca Juga  BPBD Kabupaten Malang Perpanjang Status Siaga Bencana

– Jika berada di dalam ruangan, berdirilah di dinding di dekat pusat bangunan, berdirilah di dekat pintu ruangan, atau merangkak berlindung di bawah perabotan berat seperti meja. Hindari berdiri di dekat jendela dan pintu luar.

– Jika berada di luar ruangan, jauhilah area jaringan listrik atau objek-objek apapun yang mungkin terjatuh. Jauhi bangunan agar terhindar dari kemungkinan tertimpa puing-puing reruntuhan bangunan akibat gempa.

– Hindari penggunaan korek api, lilin; segala sesuatu yang berhubungan dengan menghidupkan api seketika setelah insiden gempa terjadi. Pastikanlah terebih dahulu tidak ada kebocoran gas akibat gempa.

Baca Juga: Bikin Kontes Menyanyi #2019GantiPresiden, Ahmad Dhani Kena Sarkas Jrx SID

– Jika sedang berada di dalam kendaraan, mobil dan sebagainya, hentikan kendaraan dan tetap tinggal di dalam hingga gempa berhenti.

– Hindari penggunaan lift saat terjadi gempa.

Setelah Gempa (reaksi)

– Periksalah kondisi diri sendiri kemudian orang lain. Pastikan apakah di sekitar lokasi ada korban atau tidak.

– Segera periksa air, gas, dan kabel listrik dari kerusakan. Apabila katup gas rusak, usahakan untuk segera memperbaikinya terebih dahulu dibandingkan keperluan-keperluan lainnya. Apakah bau gas masih saja tercium, segeralah membuka seluruh jendela dan pintu lalu secepat mungkin menjauhi area tersebut untuk menghindari ledakan.

Baca Juga: Ini 4 Syarat Utama yang Harus Dipenuhi Sebelum Melamar di Rekrutmen Pertamina

– Aktifkan radio. Hindari penggunaan telepon kecuali dalam keadaan benar-benar darurat.

– Hindari masuk ke bangunan yang rusak.

– Jauhi daerah pantai dan pesisir. Pada beberapa tragedi yang pernah terjadi, gempa dahsyat mungkin akan diikuti oleh gelombang tsunami air laut.

– Selalu waspada terhadap gempa susulan.

– Pantau informasi dari lembaga-lembaga yang kredibel seperti BMKG atau data yang dirilis Tim SAR. Jangan mudah percaya dengan isu yang masih simpang siur sekaligus berpotensi menyajikan informasi palsu atau hoax.

Baca Juga: Seperti Kiamat Kecil, Ini 5 Gempa Terdahsyat yang Pernah Terjadi di Indonesia

Jangan lupa untuk dicatat ya, Zenz! Mengedukasi diri dengan informasi seperti ini tentu akan banyak membantu saat sedang berada di situasi darurat.

Baca Juga  Rawan Bencana Alam, Warga Kabupaten Malang Diminta Selalu Siaga

Semoga kita semua selalu diberikan keselamatan dan terhindar dari malapetaka dan musibah. Amin.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...