Kawah Hujan (istimewa)
Kawah Hujan (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Jangan dulu bingung mengeksplorasi kota Bandung saat musim hujan. Ada banyak wisata alam bisa kamu nikmati sekaligus bermanfaat salah satunya di Kawah Kamojang yang berada di Taman Wisata Alam Kawah Kamojang, Kabupaten Bandung. Berada tak jauh dari lapangan panasbumi, objek wisata yang satu ini memiliki banyak sekali kawah-kawah kecil.

Ada Kawah Manuk, Kawah Becek, Kawah Kereta Api dan Kawah Hujan. Salah satu yang memiliki daya tarik terutama bagi wisatawan yang datang bermotif wisata kesehatan ialah Kawah Hujan. Lokasinya berada di ujung kawasan Kawah Kamojang setelah Kawah Kereta Api.

Baca Juga  6 Wisata Mantap Jiwa di Bandung, Gak Bikin Dompet Tipis!

Berbeda dengan tiga kawah lainnya yang ada di kawasan objek wisata Kawah Kamojang yaitu Kawah Manuk, Kawah Becek dan Kawah Kereta Api, Kawah Hujan ini diyakini memiliki khasiat tersendiri untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Uap panas keluar dari kawah tersebutlah yang bisa menjadi obat dari berbagai macam penyakit. Bahkan untuk penyakit-penyakit berat sekalipun seperti stroke dan kanker.

“Sehari-hari wisatawan ada yang datang untuk minta pengobatan. Mandi uap ini bisa berfungsi mengatasi flu, asma, kanker payudara, jantung, stroke, paru-paru, eksim, hernia, kanker payudara, sinus. Ada juga akupuntur pakai air,” ujar Koko seorang Juru Kunci Kawah Kamojang seperti yang dilansir KompasTravel, Minggu (2/10/2018).

Kawah Hujan (Istimewa)

Mengutik laman DetikTravel, ada juga beberapa batu di sekitar lokasi Kawah Hujan yang memiliki khasiat untuk menyembuhkan rematik dan stroke. Cara terapinya yaitu menginjakkan telapak kaki kita ke batu yang juga memiliki panas tersebut.

Ada juga air mancur panas di sudut sebelah kiri. Air mancur tersebut dapat digunakan untuk terapi serupa totok jarum. Bagi ZensTODAY yang ingin terapi totok jarum menggunakan cipratan air, kamu tinggal berdiri di depan pancuran air itu sambil menyiprat-nyipratkan air ke panggung.

Baca Juga  Mau Tinggal di Bandung? Yuk, Cek Besar Biaya Hidupnya di Sini!

Ada dua rute yang bisa ditempuh dari arah Bandung, yakni melalui Majalaya dan melalui jalur konvensional melalui Nagreg. Kedua rute ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apabila ZensTODAY memutuskan berangkat melalui Majalaya, maka jarak tempuhnya lebih pendek, sekitar 18 km dari Alun-alun Majalaya.

Akan tetapi, medan jalan yang harus dilalui cukup menantang. Kamu harus mampu menaklukkan tanjakan dan turunan yang panjang dan curam, jalan yang rusak, serta tikungan yang tajam.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.