Ilustrasi Pemilu 2019 (Istimewa)
Ilustrasi Pemilu 2019 (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Akibat belum melengkapi kelengkapan administrasi, ribuan narapidana di Rutan Klas 1 Kebonwaru, Bandung terancam golput. Hal ini dikarenakan masih ada sekitar 1000 warga binaan yang masih belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Ya masih ada sekitar 1.000 WBP (warga binaan pemasyarakatan) yang belum mendapatkan DPT,” ujar Plh Kepala Rutan Klas 1 Bandung M Alwi dilansir dari Detik.com (5/4/2019).

Kekurangan kelengkapan administrasi tersebut tepatnya dikarenakan kendala tidak validnya nomor induk kependudukan (NIK) masing-masing narapidana. Pihak Rutan sebetulnya sudah mengupayakan kelengkapan administrasi, tapi memang ada kendala di daerah asal napi.

“Kita sebenarnya sudah mensupport ke KPU untuk kelengkapan administrasinya. Cuma jawabannya di domisili mereka tidak mendapatkan DPT. Ada kendala seperti tidak ada NIK atau NIK-nya tidak valid sehingga tidak didaftarkan,” ungkapnya.

Walaupun demikian, Rutan tetap mengupayakan agar para narapidana ini bisa menyuarakan pilihannya. Hal ini diharapkan tidak terjadi secara berlarut-larut sebab bisa saja merugikan. Pihak KPU juga diharapkan bisa membantu memudahkan masalah tersebut.

Jika melihat ke belakang, hal ini justru berbeda dengan Pilgub Jabar 2018 lalu. Saat itu, hampir seluruh naarapidana menyuarakan pilihannya.

“Memang berbeda ya dengan Pilgub. Itu karena waktu Pilgub kita kategorinya TPS khusus, kalau TPS khusus WBP bisa mendapatkan DPK (daftar pemilih khusus). Sementara untuk Pilpres ini kita kategorinya TPS umum,” pungkasnya. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.