Ilustrasi garis lintasan Patahan Sesar Lembang (Aksi Cepat Tanggap)
Ilustrasi garis lintasan Patahan Sesar Lembang (Aksi Cepat Tanggap)

MALANGTODAY.NET – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali peringatkan warga Bandung dan sekitarnya akan kemungkinan terjadinya gempa besar. Gempa besar ini dipicu dari aktivitas Sesar Lembang yang kini memasuki fase pelepasan energi.

Diketahui, sesar yang memiliki pergeseran berlawanan arah jarum jam ini memasuki fase pelepasan energi setiap 160-170 tahun sekali. LIPI mengimbau kepada stake holder di Bandung maupun Jawa Barat untuk mewaspadai aktivitas ini.

“Nah sudah 160-170 tahun perhitungannya memasuki fase pelepasan energi. Pemda harus paham bersama dengan masyarakatnya. Kami lihat juga kawan-kawan dari BPBD sudah melakukan respon yang luar biasa,” ujar Peneliti LIPI, Mudrik R Daryono dilansir dari Tribun Jabar (14/3/2019).

Hal ini patut diwaspadai karena bisa menimbulkan kerusakan yang cukup besar. Salah satunya yaitu gempa bermagnitudo besar sekitar 6-7 SR. “Kami ingatkan mereka bahwa Sesar Lembang ini terbentang sepanjang 29 kilometer dan berpotensi terjadi gempa sebesar 6-7 SR,” tegasnya.

Jika hal ini benar terjadi, ada lima kecamatan yang diperkirakan terdampak dari patahan yang tidak menimbulkan gempa besar lebih dari setengah abad ini. Diantaranya yaitu Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cisarua, Parongpong, dan Lembang.

Sebagaimana diketahui, Sesar Lembang terbentang sepanjang 29 kilometer. Lintasan sesar tersebut ditarik dari titik nol di daerah Padalarang-Ngamprah-Cihideung-Lembang-Bukit Batu Lonceng. Kemudian lintasan berlanjut di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. (AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.