Ilustrasi Geng Motor (Istimewa)
Ilustrasi Geng Motor (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Kamis (6/12/2018), para komunitas motor Bandung yang kini berubah menjadi ormas mendeklarasikan diri untuk menjaga kondusifitas keamanan kota di Mapolrestabes Bandung. Dihadapan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bandung mereka kompak membacakan deklarasi.

Komunitas motor yang ikut antaralain XTC, Moonraker, GBR, dan Brigez. Deklarasi dilakukan atas beredarnya video bentrok antar geng motor yang terjadi di wilayah Kota Cimahi, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Pasca kejadian, beragam pesan berantai konflik sesama komunitas motor menyebar.

Baca Juga  Kapolres Malang Kota Apresiasi Deklarasi Damai LDII

Deklarasi dipimpin Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema. Ia‎ mengatakan, komunitas motor merupakan langkah positif generasi muda untuk menyalurkan hobi.

“Tapi wadah ini jadi tidak baik jika terjadi masalah sosial antar sesama komunitas motor. Padahal kita sama-sama warga Kota Bandung,”‎ ujar Irman seperti dikutip laman GridOto.

Irman juga menekankan agar semua komunitas untuk menjaga Kota Bandung tetap kondusif. Tak ada lagi hal-hal negatif yang masih menghantui warga Kota Bandung.

“Hilangkan permusuhan, persaingan negatif yang melahirkan korban jiwa karena itu dosa menurut agama dan dari hukum negara ada sanksi pidana,” ujarnya.

Baca Juga  Sikap Jokowi Berbeda Saat Lagu Indonesia Raya. Kurang Konsisten?

Polisi tidak segan untuk ‎menindak tegas jika kejadian serupa di perbatasan Kota Bandung dan Cimahi itu terulang kembali.

“Tentu saja, kami tidak akan segan, tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, mereka menandatangani pernyataan yang salah satunya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bandung.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.