Nyepi, hanya ada Pecalang lalu lalang - Foto BeritaSatu(dot)com
Nyepi, hanya ada Pecalang lalu lalang - Foto BeritaSatu(dot)com

MALANGTODAY.NET – Esok, Kamis (7/3/2019), umat Hindu di Indonesia akan merayakan Nyepi. Selama Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan ibadah catur brata penyepian. Bali, sebagai salah satu pulau di Indonesia yang didominasi oleh umat Hindu,  suasana Nyepi akan sangat terasa.

Baik penduduk lokal maupun wisatawan, tidak bisa lagi beraktivitas seperti pada hari biasa. Sebab, wisatawan juga dituntut untuk menjaga kelancaran ibadah Nyepi.

Peraturan ini pun telah ditetapkan oleh Pemerintah Bali seperti pemutusan koneksi internet selama 24 jam, pemutusan saluran televisi, pemutusan jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan penutupan Tol Bali Mandara.

Untuk mendukung kekhusyukan beribadah umat Hindu, wisatawan diharapkan untuk ikut menghormati prosesi Nyepi dengan tidak melakukan tiga hal berikut.

1. Tidak Bepergian Keluar Rumah atau Hotel

Salah satu catur brata penyepian adalah amati lelungan yang artinya tidak diperkenankan bepergian. Selama Nyepi, jalanan di Bali akan sangat lengang. Hanya ada pecalang yang lalu lalang

“Nyepi di Bali itu pemimpin agama, umat Hindu tidak melakukan kegiatan keluar rumah, turis-turis pun tidak boleh keluar hotel,” ujar Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Badung, Gede Rudia Adiputra dilansir dari Detik.com (6/3/2019).

Rudia mengatakan untuk para wisatawan masih diizinkan untuk beraktivitas namun hanya di dalam hotel. Juga untuk para pegawai hotel, ia mengimbau untuk berangkat lebih awal agar bisa sampai di hotel maksimal pukul 06.00 WITA.

“Bagi non Hindu silakan di dalam hotel asal dia tidak berkeliaran di luar. Nyepi itu untuk membersihkan dunia kita dari polusi udara, polusi suara, dan yang lainnya,” terangnya.

2. Tidak Menyalakan Sumber Cahaya

Selain harus tinggal di rumah atau hotel selama seharian penuh. Wisatawan juga tidak diizinkan untuk menyalakan sumber cahaya. Kalaupun harus menyalakan lampu, wisatawan diharapkan untuk menyalakan lampu redup di dalam rumah. Sedangkan untuk bagian luar rumah seperti balkon diharap untuk tetap dimatikan.

Dikutip dari kompas.com (12/3/2018), pihak hotel hanya mengizinkan penyalaan lampu untuk kamar hotel. Untuk berjalan di area hotel, pengelola biasanya sudah menyediakan senter.

3. Tidak Berbuat Gaduh

Selama Nyepi, hiburan di Bali ditiadakan. Koneksi internet, televisi akan diputus selama 24 jam. Jika wisatawan ingin membunyikan sesuatu, wisatawan diimbau untuk mendengarkannya dengan volume rendah. Kalau melanggar, siap-siap saja akan diamankan pecalang. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.