Ilustrasi seorang turis berjemur di pantai
Ilustrasi seorang turis berjemur di pantai @ shyamji

MALANGTODAY.NET – Bukan hal yang sulit buat kamu untuk menemukan wanita berbikini tengah berjemur di pinggir pantai-pantai Pulau Bali. Atau para turis yang mengenakan pakaian minim tengah berjalan di pusat kota.

Tentunya, gaya berbusana wisatawan asing ini sangat bertolak belakang dengan budaya masyarakat Bali yang kental akan adat istiadat. Apalagi, banyak pura atau kuil-kuil suci yang dikeramatkan di Bali.

Baca Juga: The Jakmania Tewas, Pentolan Bonek: Bekukan Saja Sepakbola di Sini!

Sebagaimana diketahui, Pulau Bali merupakan destinasi wisata yang paling terkenal dikalangan wisatawan terutama wisatawan asing. Gak bisa dipungkiri bahwa budaya mereka terutama dari barat banyak kemudian terbawa, salah satunya ialah cara berpakaian.

Semakin ke sini masyarakat Bali juga terlihat agak terbuka dalam gaya berbusananya. Hal ini akibat banyaknya wisatawan mancanegara yang mengadopsi budaya barat.

Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah provinsi Bali telah melarang para wisatawan asing yang mengenakan bikini atau berpakaian minim terutama di sekitar area kuil-kuil yang dikeramatkan.

Hal ini bertujuan untuk melindungi wilayah sakral di Pulau Bali dari para oknum (wisatawan) yang berprilaku kurang sopan saat mengunjungi situs yang dikeramatkan masyarakat Hindu di Bali.

Baca Juga: Kenapa Orang Bali Bernama Made, Wayan, Ketut? Ini Alasannya

Keputusan ini pun dibenarkan dan didukung penuh oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Sukawati. Tjokorda Oka mengatakan akan melakukan evaluasi dalam beberapa minggu mendatang. Ia berharap para wisatawan bisa mengunjungi pura atau kuil-kuil suci di Bali tanpa perlu didampingi.

“Peraturan ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga Pura atau kuil yang di sakralkan umat Hindu di bali. Tempat-tempat ini perlu dilestarikan karena mereka adalah adat istiadat dan budaya masyarakat Bali,” tutur Tjokorda Oka, melansir dari The Guardian, Kamis (27/9/2018).

Peraturan ketat ini juga mulai diterapkan pemerintah sejak melihat foto seorang turis Denmark yang mendadak viral beberapa waktu lalu. Ia terlihat duduk di Linggih Padmasana di Kuil Puhur Luhur Batukaru.


Penulis: Ilham Musyafa
Editor: Ilham Musyafa

Loading...