Mejejahitan (Bali Art and Culture)
Mejejahitan (Bali Art and Culture)

MALANGTODAY.NET – Galungan adalah salah satu hari raya umat Hindu yang berlangsung setiap 210 hari sekali. Sebagai hari raya, tentu ada persiapan perayaan yang dilakukan masyarakat. Berikut adalah beberapa kegiatan yang dilakukan masyarakat Hindu Bali dalam menyambut Galungan dilansir dari IDN Times Bali (24/12/2018).

1. Mejejahitan

Wisatawan asing belajar mejejahitan (Kompas Regional)
Wisatawan asing belajar mejejahitan (Kompas Regional)
Baca Juga  5 Ribu Umat Hindu Padati Upacara Galungan di Pura Jagatnatha

Mejejahitan adalah suatu seni kriya untuk membuat canang atau wadah sesajen. Mejejahitan umumnya menggunakan janur yang dibentuk serupa cakra atau roda kehidupan.

Biasanya mejejahitan ini dilakukan sejak H-5 hingga H-2 perayaan Galungan. Umumnya, para remaja di Bali banyak yang belajar mejejahitan saat mendekati perayaan ibadah besar seperti Galungan ini.

2. Metanding

Metanding (annstreetstudio)
Metanding (annstreetstudio)

Setelah Mejejahitan ada tradisi yang bernama Metanding. Metanding adalah kegiatan membuat persembahan. Dengan kata lain adalah menata bahan-bahan sesaji agar terbentuk sesajen yang utuh. Isi sesajen tersebut berupa buah, jajan, jejahitan, dan bunga. Umumnya, metanding dilakukan kaum wanita.

3. Nampah

Suasana penampahan saat Galungan (Suara Dewata)
Suasana penampahan saat Galungan (Suara Dewata)

Saat Galungan, beberapa makanan khas akan tersaji. Salah satunya adalah hidangan berupa daging. Umumnya sehari sebelum hari-H, umat Hindu yang merayakan Galungan akan melakukan penampahan atau mengolah daging. Nantinya, daging-daging tersebut akan diolah menjadi lawar, satai, dan lain-lain.

4. Membuat Penjor

Proses pembuatan penjor (Indoborneonatural)
Proses pembuatan penjor (Indoborneonatural)
Baca Juga  Ternyata Galungan Hanya Dirayakan oleh Umat Hindu Bali, Kenapa?

Satu hal yang takkan lepas dari perayaan Galungan adalah pemasangan penjor. Penjor adalah lengkungan bambu yang dihiasi dengan janur kuning. Penjor akan dipasang di bagian depan setiap rumah. Tidak mengherankan bila saat ini Bali akan ramai dengan hiasan penjor di jalanan.

5. Silaturahmi

Ilustrasi suasana saat umanis Galungan (Liputan6)
Ilustrasi suasana saat umanis Galungan (Liputan6)

Setelah perayaan Galungan, tepatnya satu hari setelah Galungan biasanya disebut dengan Umanis Galungan. Pada saat ini biasanya umat Hindu saling bersilaturahmi ke tetangga maupun kerabat. Selain itu juga banyak yang mengagendakan untuk jalan-jalan bersama.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.